Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) bagaimana pemahaman siswa mengenai gotong royong; (2) bagaimana partisipasi siswa dalam kegiatan proyek P5. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa pre-test, post-test, dan angket. Responden penelitian adalah 17 siswa kelas V, yang terlibat dalam kegitan proyek P5. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti proyek P5. Pada pre-test, hanya 23,52% siswa memahami peran uang dalam kegiatan gotong royong (modal ekonomi), sedangkan pada post-test terjadi penurunan ke 11,76%. Namun, skor angket menunjukkan bahwa 70,58% siswa terbiasa membantu pekerjaan rumah, dan 88,23% siswa rutin melaksanakan piket kelas. Dari aspek ranah, siswa menunjukkan partisipasi cukup baik, terutama dalam aspek habitus, siswa sudah menunjukkan kemampuan gotong royong yang sangat baik. meskipun pada aspek modal sosial dan simbolik masih perlu diperkuat lagi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proyek P5 efektif sebagai media pembentukan karakter gotong royong siswa, meskipun masih perlu pendampingan yang berkelanjutan untuk memperdalam aspek teoritis dan praktik sosialnya.
Copyrights © 2025