Ayam broiler merupakan komoditas unggas yang berperan penting dalam penyediaan protein hewani, namun rentan terhadap berbagai penyakit seperti Newcastle Disease (ND), Avian Influenza (AI), dan Infectious Bursal Disease (IBD), yang dapat menghambat pertumbuhan serta menyebabkan kerugian ekonomi. Kurangnya pengetahuan peternak dalam mendiagnosis penyakit dan keterbatasan akses ke tenaga medis veteriner menjadi tantangan dalam deteksi dini penyakit unggas. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode Forward Chaining untuk mendeteksi penyakit ayam broiler secara otomatis berdasarkan input gejala dari pengguna. Sistem bekerja melalui tahapan identifikasi gejala, pencocokan aturan, dan penentuan hasil diagnosis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendiagnosis penyakit secara akurat dengan tingkat keberhasilan 100% pada 15 skenario uji, termasuk dalam mendeteksi penyakit seperti Kolera Ayam, Berak Kapur, Tetelo, dan CRD. Sistem ini terbukti mampu memberikan diagnosis yang cepat, tepat, dan informatif, sehingga dapat membantu peternak dalam melakukan tindakan pencegahan secara dini dan meningkatkan produktivitas peternakan ayam broiler.
Copyrights © 2025