Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memunculkan era baru dalam pemasaran digital, di mana media sosial menjadi platform utama dalam menyampaikan pesan, membangun relasi, dan memengaruhi opini publik. Fenomena ini turut melahirkan profesi influencer—individu yang memiliki pengaruh besar melalui jumlah pengikut dan keterlibatan audiens yang tinggi. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, strategi personal branding menjadi aspek krusial untuk membentuk kredibilitas dan meningkatkan daya saing seorang influencer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding yang diterapkan oleh dua influencer populer Indonesia, Fadil Jaidi dan Fuji, serta mengkaji persepsi publik dan posisi mereka di media sosial. Menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dan ditinjau melalui teori komunikasi, penelitian ini menyoroti pentingnya proses konstruksi identitas digital yang otentik dan konsisten. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa personal branding tidak hanya memperkuat kredibilitas influencer, tetapi juga berfungsi sebagai diferensiasi strategis dalam pasar digital yang kompetitif. Temuan ini memperkuat argumen bahwa personal branding merupakan fondasi penting dalam keberhasilan karier influencer di era komunikasi berbasis media sosial.
Copyrights © 2025