Telah dilakukan penelitian untuk menguji kemanjuran IgY kuning telur ayam yang telah memperoleh suplementasi piridoksin dalam mencegah kelainan yang diakibatkan oleh toksin tetanus. Produksi IgY spesifik anti tetanus dilakukan pada ayam petelur dengan memberi suplementasi piridoksin dosis 3 mg/kg. Untuk uji kemanjuran IgY digunakan 12 ekor tikus putih dewasa yang dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari tiga ekor setiap kelompok. Kelompok K1, K2, dan K3 diberi kuning telur per oral sebanyak 1 mL/ekor/hari selama dua hari (K1), empat hari (K2) dan enam hari (K3).  Kelompok K4 merupakan kelompok kontrol yang  tidak diberi kuning telur. Setelah perlakuan kuning telur selesai, semua tikus putih disuntik dengan toksin tetanus 0,2 IU/0,5mL/ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IgY antitetanus yang terkandung dalam kuning telur ayam yang telah memperoleh suplementasi piridoksin, cukup efektif mempertahankan kadar hemoglobin darah dan globulin serum sebagaimana pada kondisi normal. Pemberian kuning telur produk ayam yang telah memperoleh suplementasi piridoksin pada tikus putih selama 2 ; 4 ; dan 6 hari memberikan rataan kadar hemoglobin darah berturut-turut sebesar 12,20 ± 0, 316 ; 13,30 ± 0,255 dan 13,96 ± 0,122 g/dL dan rataan kadar globulin serum berturut-turut 3,31 ± 0,0933 ; 4,06 ± 0,7286 ; 4,01 ± 0,6018 g/dL. Tikus putih yang tidak diberi kuning telur ayam memberikan rataan kadar hemoglobin sebesar 9,56 ± 0,404 g/dL dan kadar globulin serum sebesar 6,11 ± 0,2052 g/dL.  Kata Kunci : Piridoksin, IgY, Immunoglobulin
Copyrights © 2015