Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis bullying, faktor penyebab, serta merumuskan upaya pencegahan di lingkungan sekolah dasar melalui pendekatan kualitatif meta-sintesis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis berbagai sumber primer, termasuk artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru berperan krusial sebagai pendidik, pengawas, dan fasilitator dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Budaya sekolah yang inklusif, didukung oleh kebijakan anti-perundungan, komunikasi terbuka, dan penanaman nilai empati, terbukti efektif mengurangi kasus bullying. Selain itu, kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan kebijakan sekolah menjadi faktor penentu keberhasilan pencegahan. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi praktisi pendidikan untuk memperkuat pelatihan guru dalam manajemen konflik, mengembangkan program pendidikan karakter berbasis empati, serta menerapkan kebijakan sekolah yang tegas dan konsisten dalam menangani perundungan.
Copyrights © 2025