Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mental model, team learning, dan system thinking terhadap kemampuan adaptasi perubahan guru sekolah dasar di Kabupaten Halmahera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain sekuensial eksplanatoris, melibatkan 337 guru sebagai responden melalui teknik snowball sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan regresi linear berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas berpengaruh signifikan secara simultan terhadap adaptasi perubahan (R² = 0,548), dengan team learning sebagai prediktor dominan. Analisis kualitatif memperkuat temuan kuantitatif, mengidentifikasi tema seperti refleksi diri, kolaborasi tim, dan pemikiran sistemik sebagai kunci adaptasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan budaya kolaboratif, pelatihan berbasis refleksi, dan pengembangan keterampilan berpikir sistemik untuk meningkatkan kapasitas adaptif guru dalam menghadapi dinamika pendidikan.
Copyrights © 2025