Remaja yang sedang mengalami peralihan dari usia kanak kanak menuju usia dewasa,banyak mengalami perubahan fisik, hormonal maupun psikologis. Perubahan hormonal berpengaruh terhadap dorongan seksual dalam diri remaja serta rasa ingin tahu mendorong mereka mencari informasi tentang seks dari media sosial yang tidak semuanya bersifat edukatif. Remaja mendapatkan informasi yang tidak tepat dan menganggap bahwa seks bebas adalah gaya hidup yang patut ditiru mengakibatkan terjadi kehamilan yang tidak diinginkan bahkan penularan penyakit seksual. Diperlukan literasi tentang edukasi seks yang positif agar mendapatkan akses media sosial yang tepat dengan nara sumber yang kredibel,dapat menjawab kebutuhan informasi yang diperlukan remaja sehingga terbangun sikap dan perilaku seks yang bertanggung jawab. Menggunakan metode pelatihan,tanya jawab dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan timbulnya kesadaran remaja terhadap literasi media berkaitan dengan edukasi seks yaitu mencari nara sumber yang kredibel serta saluran yang tepat.
Copyrights © 2024