Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dampak penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak terhadap otoritas dan efektivitas mengajar guru di sekolah dasar khususnya di SD Negeri 8 Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian Untuk mengetahui gambaran dampak penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak pada otoritas guru dan efektvitas mengajar guru dan untuk mengetahui hambatan dan tantangan yang di hadapi guru dalam menjalankan otoritasnya dan menciptakan efektivitas pembelajaran dengan adanya penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak di SD Negeri 8 Biau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui 3 tekhnik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hambatan serta tantangan dan gambara penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak diatas dapat pula diketahui bahwa Undang-Undang Perlindungan Anak mempunyai dampak positif dan negatifnya, dimana dampak positifnya ke siswa namun dampak negatifnya ke guru, akibatnya yaitu guru lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan karena adanya ancaman dengan adanya kebijakan ini, hal ini menyebabkan guru kesulitan dalam mengambil keputusan serta menegakkan disiplin kelas disisi lain siswa terhindar dari tindakan kekerasan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025