Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Case Study Project: Penyebab Kurangnya Manajemen Koordinatif dalam Pembinaan Kepramukaan di Sekolah Dasar BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna; Rudini, Moh; Srinita, Alfira; Arpiani, Arpiani; Warni, Warni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7217

Abstract

Pendidikan kepramukaan  merupakan  kegiatan  ekstrakurikuler  yang  wajib  dilaksanakan  oleh  satuan  pendidikan  sebagaimana  yang  ditetapkan  melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 63 Tahun 2013 yang mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada satuan pendidikan dengan  tujuan  membentuk  karakter peserta  didik. Penelitian ini berfokus pada penyebab kurangnya  koordinator  dalam  manajemen pembinaan kepramukaan  di  sekolah  dasar.  Subjek penelitian ini melibatkan  pembina  pramuka serta  seluruh anggota  pramuka  di SD  Negeri  5  Tambun.  penelitian  ini  menggunakan  penelitian  kualitatif  yang mendeskripsikan fenomena situasi kegiatan pembinaan kepramukaan di sekolah dasar.  Data yang diperoleh bersumber pada data primer (informasi hasil wawancara daan dokumentasi yang didapatkan melalui pembina pramuka), sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku dan jurnal yang  berkaitan  dengan  penelitian ini. Hasil dari penelitian ini ditemukan berbagai permasalahan  yang  menghambat  terbatasnya  koordinator  dalam  manajemen  kegiatan  kepramukaan seperti pengalaman kepembinaan yang kurang, kurangnya wadah bagi pembina pramuka dalam mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan kepramukaan, kualifikasi pembina pramuka belum memiliki lulusan sekurang-kurangnya lulusan Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD). Implikasi temuan penelitian ini, merekomendasikan pihak sekolah untuk memberikan peluang kepada guru-guru yang terlibat dalam kegiatan pembinaan kepramukaan di SD Negeri 5 Tambun untuk mengikuti kegiatan KMD yang diadakan oleh Kwartir Cabang Pramuka setempat
Model Discovery Learning dengan Menggunakan Media Konkret dalam Meningkatkan Numerasi Siswa pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Kartika, Kartika; Ummah BK, Muh. Khaerul; Rudini, Moh
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8364

Abstract

Masalah utama yang diangkat adalah hasil belajar matematika siswa SDN Malangga begitu rendah sebagai cerminan kurang baiknya kemampuan numerasi siswa. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, model discovery learning dijadikan solusi khususnya pada pemaksimalan materi numerasi pecahan sederhana dengan mengandalkan media konkret yang mudah ditemukan di sekitar kehidupan siswa. Siklus penelitian tindakan kelas diimplementasikan agar diketahui seberapa efektif aktivitas pembelajaran tersebut meningkatkan numerasi siswa. Semakin membaiknya capaian hasil belajar siswa menandakan pembelajaran yang diaplikasikan begitu efektif yang terlihat berdasarkan capaian siklus I (50%) meningkat (87,5%) pada siklus II. Implikasi hasilnya relevan dalam konteks perbaikan pembelajaran matematika di sekolah dasar seperti dapat menjadi dasar pengambilan keputusan oleh guru untuk mempertimbangkan penggunaan model yang dijadikan objek riset sehingga secara berkelanjutan, lebih aktif dan eksploratif dapat guru hadirkan dalam proses pembelajaran siswa yang dirancang dengan menggunakan media konkret dan sekaligus dampak efektivitasnya dapat menginspirasi guru untuk mengadopsi strategi pembelajaran yang terbukti efektif ini sehingga arah dan dampak pembelajaran lebih berorientasi pada keberhasilan siswa dalam meraih hasil belajar yang distandarkan
Case Study Project: Penyebab Kurangnya Manajemen Koordinatif dalam Pembinaan Kepramukaan di Sekolah Dasar BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna; Rudini, Moh; Srinita, Alfira; Arpiani, Arpiani; Warni, Warni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7217

Abstract

Pendidikan kepramukaan  merupakan  kegiatan  ekstrakurikuler  yang  wajib  dilaksanakan  oleh  satuan  pendidikan  sebagaimana  yang  ditetapkan  melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 63 Tahun 2013 yang mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada satuan pendidikan dengan  tujuan  membentuk  karakter peserta  didik. Penelitian ini berfokus pada penyebab kurangnya  koordinator  dalam  manajemen pembinaan kepramukaan  di  sekolah  dasar.  Subjek penelitian ini melibatkan  pembina  pramuka serta  seluruh anggota  pramuka  di SD  Negeri  5  Tambun.  penelitian  ini  menggunakan  penelitian  kualitatif  yang mendeskripsikan fenomena situasi kegiatan pembinaan kepramukaan di sekolah dasar.  Data yang diperoleh bersumber pada data primer (informasi hasil wawancara daan dokumentasi yang didapatkan melalui pembina pramuka), sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku dan jurnal yang  berkaitan  dengan  penelitian ini. Hasil dari penelitian ini ditemukan berbagai permasalahan  yang  menghambat  terbatasnya  koordinator  dalam  manajemen  kegiatan  kepramukaan seperti pengalaman kepembinaan yang kurang, kurangnya wadah bagi pembina pramuka dalam mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan kepramukaan, kualifikasi pembina pramuka belum memiliki lulusan sekurang-kurangnya lulusan Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD). Implikasi temuan penelitian ini, merekomendasikan pihak sekolah untuk memberikan peluang kepada guru-guru yang terlibat dalam kegiatan pembinaan kepramukaan di SD Negeri 5 Tambun untuk mengikuti kegiatan KMD yang diadakan oleh Kwartir Cabang Pramuka setempat
Model Discovery Learning dengan Menggunakan Media Konkret dalam Meningkatkan Numerasi Siswa pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Kartika, Kartika; Ummah BK, Muh. Khaerul; Rudini, Moh
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8364

Abstract

Masalah utama yang diangkat adalah hasil belajar matematika siswa SDN Malangga begitu rendah sebagai cerminan kurang baiknya kemampuan numerasi siswa. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, model discovery learning dijadikan solusi khususnya pada pemaksimalan materi numerasi pecahan sederhana dengan mengandalkan media konkret yang mudah ditemukan di sekitar kehidupan siswa. Siklus penelitian tindakan kelas diimplementasikan agar diketahui seberapa efektif aktivitas pembelajaran tersebut meningkatkan numerasi siswa. Semakin membaiknya capaian hasil belajar siswa menandakan pembelajaran yang diaplikasikan begitu efektif yang terlihat berdasarkan capaian siklus I (50%) meningkat (87,5%) pada siklus II. Implikasi hasilnya relevan dalam konteks perbaikan pembelajaran matematika di sekolah dasar seperti dapat menjadi dasar pengambilan keputusan oleh guru untuk mempertimbangkan penggunaan model yang dijadikan objek riset sehingga secara berkelanjutan, lebih aktif dan eksploratif dapat guru hadirkan dalam proses pembelajaran siswa yang dirancang dengan menggunakan media konkret dan sekaligus dampak efektivitasnya dapat menginspirasi guru untuk mengadopsi strategi pembelajaran yang terbukti efektif ini sehingga arah dan dampak pembelajaran lebih berorientasi pada keberhasilan siswa dalam meraih hasil belajar yang distandarkan
Implementation of the Discovery Learning Model Assisted by the Quizizz Media Platform: the Effectiveness Science Learning Outcomes In Elementary School Agustina, Agustina; Rudini, Moh; Ummah BK, Muh. Khaerul
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8643

Abstract

Penerapan model discovery learning berbasis media Quizizz sebagai platform yang memanfaatkan teknologi pembelajaran mutakhir terutama dalam mengajarkan konsep IPAS di sekolah dasar. Tujuan penelitian menjadikan pengaplikasian model dan media yang diteliti sebagai cara mengajar efektif untuk pembelajaran IPAS di SDN 1 Nalu. Metode penelitian Nonequivalent control group design sebagai alternatif pendekatan kuantitatif quasy experiment dengan memanfaatkan instrumen tes hasil belajar yang telah teruji valid oleh validitaor ahli dan praktisi dan telah dilakukan uji coba instrumen. Tingkat kerealibilitasan butir soal tes yang digunakan sebesar 0,948 (sangat reliabel). Semua data pengujian kelas kontrol (0,137) dan eksperimen (0,086) adalah terdistribusi normal dan homogen (0, 261) dengan hasil analisis melebihi  = 0,05. Capaian pembelajaran kelas eksperimen (46,80) memberikan pengaruh yang lebih efektif dibandingkan kelas kontrol (35,25). Analisis statistik inferensial untuk pengujian parameterik untuk capaian signifikansi keragaman Levene’s test (0,261) lebih besar daripada nilai signifikasn  (0,05) dengan pengindikasian penerapan model Discovery Learning Berbasis Media Quizizz terhadap Hasil Belajar IPAS SDN 1 Nalu memiliki pengaruh positif dan signifikan. Implikasi temuan penelitian, menjadi solusi pembelajaran untuk mengembangkan pemahaman sains siswa menjadi lebih baik
Penerapan Multimedia Video Animasi dalam Meningkatkan Literasi Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar Windar, Windar; Rudini, Moh; Ummah BK, Muh Khaerul
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8714

Abstract

Temuan penelitian menunjukkan bahwa beberapa siswa mengalami kesulitan membaca awal. Dari 23 siswa kelas dua, 10 diantaranya masih belum mencapai kemampuan membaca dengan persentase 65,70 persen. Hal ini menunjukkan bahwa metode pengajaran yang digunakan guru mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setiap siswa karena pengajarannya sebagian besar terfokus pada buku teks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak penggunaan video animasi dan multimedia terhadap peningkatan keterampilan pemahaman membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari kelompok pertama ke kelompok kedua, yaitu dari 67,82 menjadi 76,73 pada tes tersebut keterampilan membaca permulaan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan hasil yang positif, dengan nilai rata-rata kelompok belajar kedua mencapai 76,73, yang melebihi KKM 70. Tingkat ketuntasan klasikal meningkat dari 56,52% pada kelompok pertama menjadi 86,95% pada kelompok kedua. Literatur menunjukkan bahwa video animasi multimedia memiliki potensi untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa saat membaca nyaring dan memotivasi mereka untuk lebih aktif berpartisipasi di kelas, khususnya pada siswa kelas II SD Negeri 2 Tolitoli
Metode SQ3R Berbasis Media Wordwall terhadap Keterampilan Membaca Lanjutan (Interpretatif) Peserta Didik di Sekolah Dasar Melyani, Melyani; Hamna, Hamna; Rudini, Moh
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8828

Abstract

Alasan dilakukannya penelitian ini adalah rendahnya tingkat kemampuan membaca tingkat lanjut (interpretatif) di kalangan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode SQ3R berbasis wordwall untuk meningkatkan keterampilan interpretatif (membaca tingkat lanjut)peserta didik. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan membaca lanjutan (interpretatif) setelah menerapkan metode SQ3R berbasis media wordwall pada peserta didik kelas V yang berjumlah 14 peserta didik. Peningkatan yang terjadi dalam setiap siklus, yang mana presentase pada siklus I yakni 71% dan menunjukkan peningkatan pada siklus II yakni 92%. Hal ini menjadi bukti bahwa keterampilan membaca lanjutan (interpretatif) peserta didik dapat meningkat melalui penerapan metode SQ3R berbasis media wordwall. Apabila metode yang digunakan dalam penelitian ini terus digunakan dalam pembelajaran disekolah memungkinkan terjadinya peningkatan keterampilan membaca terhadap peserta didik, serta dapat memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran
Pengaruh Peran Orang Tua terhadap Perilaku Prokratisnasi Akademik Siswa Linda, Nur; Ummah BK, Muh. Khaerul; Rudini, Moh
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dan dampaknya terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh signifikan dari peran orang tua terhadap prokrastinasi akademik di SDN 7 Tolitoli. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan total populasi sebanyak 105 siswa dari kelas II, III, IV, dan V, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, foto, dan analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan antara peran orang tua dan perilaku prokrastinasi akademik sebesar 0,002 < 0,05, yang berarti Ho (tidak ada pengaruh) ditolak dan Ha (ada pengaruh) diterima. Ini menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Mengenali gejala prokrastinasi akademik yang sering dialami siswa di SDN 7 Tolitoli penting untuk mendorong partisipasi guru dan melibatkan orang tua siswa dalam mencari solusi terbaik, agar gejala prokrastinasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari siswa dapat diatasi dan tidak menghambat perkembangan akademik mereka
Implementation of the Discovery Learning Model Assisted by the Quizizz Media Platform: the Effectiveness Science Learning Outcomes In Elementary School Agustina, Agustina; Rudini, Moh; Ummah BK, Muh. Khaerul
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8643

Abstract

Penerapan model discovery learning berbasis media Quizizz sebagai platform yang memanfaatkan teknologi pembelajaran mutakhir terutama dalam mengajarkan konsep IPAS di sekolah dasar. Tujuan penelitian menjadikan pengaplikasian model dan media yang diteliti sebagai cara mengajar efektif untuk pembelajaran IPAS di SDN 1 Nalu. Metode penelitian Nonequivalent control group design sebagai alternatif pendekatan kuantitatif quasy experiment dengan memanfaatkan instrumen tes hasil belajar yang telah teruji valid oleh validitaor ahli dan praktisi dan telah dilakukan uji coba instrumen. Tingkat kerealibilitasan butir soal tes yang digunakan sebesar 0,948 (sangat reliabel). Semua data pengujian kelas kontrol (0,137) dan eksperimen (0,086) adalah terdistribusi normal dan homogen (0, 261) dengan hasil analisis melebihi  = 0,05. Capaian pembelajaran kelas eksperimen (46,80) memberikan pengaruh yang lebih efektif dibandingkan kelas kontrol (35,25). Analisis statistik inferensial untuk pengujian parameterik untuk capaian signifikansi keragaman Levene’s test (0,261) lebih besar daripada nilai signifikasn  (0,05) dengan pengindikasian penerapan model Discovery Learning Berbasis Media Quizizz terhadap Hasil Belajar IPAS SDN 1 Nalu memiliki pengaruh positif dan signifikan. Implikasi temuan penelitian, menjadi solusi pembelajaran untuk mengembangkan pemahaman sains siswa menjadi lebih baik
Penerapan Multimedia Video Animasi dalam Meningkatkan Literasi Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar Windar, Windar; Rudini, Moh; Ummah BK, Muh Khaerul
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8714

Abstract

Temuan penelitian menunjukkan bahwa beberapa siswa mengalami kesulitan membaca awal. Dari 23 siswa kelas dua, 10 diantaranya masih belum mencapai kemampuan membaca dengan persentase 65,70 persen. Hal ini menunjukkan bahwa metode pengajaran yang digunakan guru mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setiap siswa karena pengajarannya sebagian besar terfokus pada buku teks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak penggunaan video animasi dan multimedia terhadap peningkatan keterampilan pemahaman membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari kelompok pertama ke kelompok kedua, yaitu dari 67,82 menjadi 76,73 pada tes tersebut keterampilan membaca permulaan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan hasil yang positif, dengan nilai rata-rata kelompok belajar kedua mencapai 76,73, yang melebihi KKM 70. Tingkat ketuntasan klasikal meningkat dari 56,52% pada kelompok pertama menjadi 86,95% pada kelompok kedua. Literatur menunjukkan bahwa video animasi multimedia memiliki potensi untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa saat membaca nyaring dan memotivasi mereka untuk lebih aktif berpartisipasi di kelas, khususnya pada siswa kelas II SD Negeri 2 Tolitoli