Banyaknya permasalahan yang terjadi di masyarakat terhadap keluarga bercerai, perlu mendapat bimbingan dan saran dari konselor masyarakat. Bimbingan dan Konseling bukan saja pada pendidikan formal, namun Bimbingan dan Konseling dapat dimanfaatkan pada lingkungan sosial masyaraka. Sehingga peneliti tertarik untuk mengungkap bagaimana perilaku masyarakat terhadap anak yang orang tuanya bercerai. Penelitian ini berbentuk deskriptif dengan populasi seluruh masyarakat kelurahan olo nanggalo padang. Sampel penelitian ini terdiri dari 50 orang masyarakat yang berada di dekat lingkungan keluarga bercerai. Teknik pengambilan sampel dengan purposive random sampling. Alat yang di gunakan dalam pengumpulan data adalah angket. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini terlihat bahwa bentuk perilaku masyarakat terhadap anak yang orang tua bercerai secara umum adalah 52 %Â di kategorikan baik, bentuk perilaku masyarakat yang tertutup 60 % di kategorikan cukup baik, perilaku masyaraka yang terbuk 52 % di kategorikan baik. Selanjutnya factor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat terhadap orang tua yang anak bercerai secara 66 % di kategorikan baik dan factor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat terhadap anak yang orang ruanya bercerai pada pembawaan 58 % cukup baik, 74 % pada sikap kategori baik, pada norma sosial 76% di kategorikan baik dan control perilaku baik 50 % di kategorikan cukup baik. Hasil penelitian menyatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat terhadap anak yang orang tuanya bercerai secara umum dikategorikan cukup baik. Pada pembawaan dikategorikan cukup baik, selanjutnya pada sikap dan norma sosial dikategorikan baik, seterusnya pada kontrol perilaku dikategorikan cukup baik.
Copyrights © 2024