Keterampilan berbicara merupakan kemampuan fundamental yang harus dikuasai oleh calon Guru Bimbingan dan Konseling (BK) agar dapat memberikan layanan yang efektif. Namun, observasi awal menunjukkan bahwa beberapa calon guru BK mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan dengan jelas, teratur, dan dengan rasa percaya diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pemanfaatan platform TikTok sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berbicara bagi calon guru BK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah sekumpulan mahasiswa dari program studi Bimbingan dan Konseling yang dipilih secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes keterampilan berbicara yang dinilai berdasarkan kriteria kelancaran, kejelasan, struktur, dan ekspresi. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik paired sample t-test dan perhitungan N-Gain sebagai indikator peningkatan keterampilan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keterampilan berbicara dari 76,71 pada pretest menjadi 95,14 pada posttest, dengan nilai N-Gain mencapai 0,74 yang tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa TikTok efektif sebagai media pembelajaran yang kreatif dan interaktif dalam mengembangkan keterampilan berbicara calon guru BK. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi media sosial berbasis video pendek dalam strategi pembelajaran keterampilan komunikasi.
Copyrights © 2025