Pada bulan Februari 2022, dunia dikejutkan oleh agresi militer Rusia terhadap Ukraina. Konflik antara kedua negara telah berlangsung selama beberapa tahun, hingga Rusia memutuskan untuk menginvasi Ukraina sepenuhnya. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat global, karena akan memiliki dampak yang luas terhadap konstelasi internasional. Artikel ini menggunakan perspektif realis dan konsep krisis pangan. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dan data diperoleh melalui tinjauan literatur yang relevan, seperti buku, jurnal akademik, dan situs web. Berdasarkan kerangka teoritis dan konsep yang diterapkan dalam penelitian, penulis menyimpulkan bahwa invasi Rusia ke Ukraina adalah konsekuensi dari sifat anarkis dari sistem internasional. Ini juga merupakan manifestasi dari upaya Rusia dalam mencari kepentingan keamanan nasional dan sebagai respons atas dilema keamanan yang dihadapinya karena ekspansi NATO di Eropa Timur. Invasi ini dianggap sebagai perang preventif, karena keanggotaan potensial Ukraina di NATO dianggap sebagai ancaman masa depan bagi keamanan Rusia. Penulis juga berargumen bahwa invasi tersebut menyebabkan krisis pangan global.
Copyrights © 2024