Kajian mengenai Sistem Pertahanan Negara yang dianut oleh bangsa Indonesia yaitu Sistem Pertahanan Rakyat Semesta yang menerapkan konsep pertahanan komprehensif yang melibatkan partisipasi semua lapisan masyarakat. Sistem ini mengajak masyarakat sipil dan sektor swasta untuk aktif berkontribusi dalam upaya pertahanan, sehingga dapat meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan warga negara. Kesadaran ini bukan hanya sebagai kewajiban tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga negara dari berbagai ancaman yang mungkin muncul. TNI bukan hanya sebagai kekuatan militer tetapi juga sebagai penggerak utama dalam melibatkan masyarakat dalam pertahanan negara. Peran TNI pada pemberdayaan masyarakat adat juga menjadi bagian integral dari sistem pertahanan semesta. Tesis ini mencoba mengetahui dan menganalisis bagaimana strategi Binter TNI pada masyarakat adat guna meningkatkan kesadaran bela negara mampu berjalan optimal, Adapun landasan teori yang digunakan dalam Tesis ini yaitu Teori Perang Total, Teori Kompetensi/Profesionalisme, Teori Bela Negara, Teori Kultural Antropologi Sosial dan Budaya, Teori Strategi dan Teori Analisis SWOT varian IFAS/EFAS/SFAS. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kajian literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi strategi Binter TNI pada masyarakat adat belum cukup memuaskan, namun efektivitasnya cenderung baik. Inilah yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah dan TNI untuk terus bersinergi dalam menghasilkan strategi yang optimal.
Copyrights © 2024