Penelitian ini mengeksplorasi peran Satbravo 90 dalam mengatasi ancaman nonmiliter di Indonesia sebagai bagian integral dari strategi pertahanan negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Satbravo 90 terlibat dalam menghadapi ancaman nonmiliter di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, melibatkan wawancara, analisis dokumen kebijakan pertahanan, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satbravo 90 memiliki peran strategis dalam menanggapi ancaman nonmiliter, seperti terorisme, separatisme, dan ancaman nonkonvensional lainnya. Selain memberikan dukungan taktis dan operasional kepada aparat keamanan, Satbravo 90 juga terlibat dalam inisiatif pencegahan dan deradikalisasi. Satbravo 90 memainkan peran yang penting dalam operasi kontijensi, terutama dalam tanggapan darurat terhadap terorisme, baik di lingkungan udara seperti pesawat, bandara, atau aero drome, maupun dalam operasi gabungan dengan pihak terkait. Meskipun begitu, hingga saat ini, keterlibatan Satbravo 90 belum sepenuhnya mencapai tingkat optimal. Pelibatan Satbravo 90 dalam beberapa tugas terbatas pada peran bantuannya kepada kepolisian. Penelitian ini memberikan gambaran holistik tentang dinamika dan tantangan yang dihadapi oleh Satuan Bravo 90 dalam menjalankan misinya. Implikasi temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk perbaikan kebijakan dan strategi pertahanan negara terutama dalam mengoptimalkan keterlibatan Satbravo 90 demi mewujudkan efektivitas dalam penanganan ancaman non militer di Indonesia.
Copyrights © 2024