Berbagai pemberitaan dari semua pasangan calon dan berbagai pihak telah mendampingi dalam pesta demokrasi saat ini. Salah satunya terdapat berita tentang Presiden Boleh Kampanye dan Berpihak di Pemilu 2024 menjadi sorotan publik. Pernyataan tersebut diucapkan oleh Presiden pada Rabu, 24 Januari 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran portal berita online kompas.com dan cnnindonesia.com sebagai media berita yang terpercaya di masyarakat dalam membingkai berita tersebut untuk disampaikan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis framing Robert N Entman. Dari kedua media tersebut, melihat peristiwa dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang memperbolehkan memihak dan berkampanye di Pemilu 2024. Selanjutnya, Kompas lebih mengkritik presiden terkait kenetralan dalam seluru proses pemilu dan tidak mencampuradukkan wewenang dan menggunakan fasilitas negara. Pada CNN Indonesia dalam penulisan berita berimbang karena menyoroti tentang dua pihak yang pro dan kontra dalam masalah ini. Kedua media tersebut, memiliki pembingkaian yang sama terkait penyebab masalah yang terjadi.
Copyrights © 2024