Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Representasi Peran Ayah Dalam Film Dangal (Analisis Semiotika Roland Barthes) Ayu Salsabilla, Sekar; Faikar Urfan, Noveri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1120-1130

Abstract

Film, sebagai salah satu bentuk media massa, mempunyai kemampuan dalam merepresentasikan kondisi sosial yang ada dalam suatu masyarakat tertentu. Lebih dari itu, film juga mampu menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan mitos terdapat pada masyarakat. Peran ayah merupakan konsep yang menunjukkan pergeseran perspektif tentang maskulinitas, dimana peran dan tanggung jawab ayah sangat penting di keluarga. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis dan menafsirkan tanda-tanda representasi ayah pada Film Dangal. Penelitian ini menggabungkan metode analisis semiotika Roland Barthes dengan metodologi deskriptif kualitatif. Mengumpulkan data dengan dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menyatakan bahwasannya peran ayah dalam Film Dangal menggambarkan paradigma baru tentang konsep maskulinitas dan peranan ayah dalam keluarga. Peran seorang ayah tidak hanya terikat pada fungsi selaku pencari nafkah utama, melainkan terlibat langsung pada pengasuhan dan perawatan anak juga. Ini menunjukkan pergerseran dan peran yang meningkat dari ayah dalam memenuhi tanggung jawabnya terhadap keluarga. Hubungan diantara ayah dan anak dianggap penting dalam mengembangkan keterkaitan yang erat, harmonis, dan selaras dalam keluarga.Kata kunci:  Film, Peran Ayah, Representasi, Semiotika
Representasi Maskulinitas Dalam Iklan Kahf “Kahf Face Wash #JalanYangKupilih” (Analisis Semiotika Roland Barthes) Rizky Maharani, Hanny; Faikar Urfan, Noveri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1176-1183

Abstract

This research discusses the representation of new masculinity in the Kahf Face Wash #JalanYangKupilih skincare product advertisement on the Kahfeveryday Youtube channel account. Advertising media often presents the reality of masculinity that has developed in society through its products. In the past, male models with masculine images would only be featured in advertisements with themes sports, automotive, and energy drinks, while the main focus of beauty and facial care products only used female models. However, with the change in the meaning of being reconstructed in the new masculinity identity (metrosexual), advertising producers began to involve men in advertising facial care products. The purpose of this research is to see the value of masculinity representation in Kahf advertisements with a qualitative descriptive approach. Signs seen in the phenomenon of masculinity are examined with denotative, connotative, and mythical meanings from Roland Barthes' semiotic theory. The data acquisition was then studied using the theory of masculinity traits explained by David and Brannon also John Beynon in his book. The research from the data findings show a change in the meaning of masculinity towards metrosexuality which can be seen from men who become consumers of facial care products as a lifestyle need.Kata kunci:  Iklan, Maskulinitas Baru, Representasi, Semiotika Roland Barthes
Representasi Maskulintas Dalam Iklan Garnier Men Acnofight “IQBAAL RAMADHAN” (Analisis Semiotika Roland Barthes) Putra Syaid, Abiemanyu; Faikar Urfan, Noveri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1112-1119

Abstract

Iklan merupakan salah satu sarana penyebarluasan sebuah pesan ataupun informasi kepada khalayak yang cepat dan serentak melalui media massa. Seiring berjalannya waktu media iklan memiliki banyak perubahan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju, penyebarluaan iklan tidak lagi melalui televisi atau media cetak saja melainkan melalui perangkat yang memiliki jaringan internet dan bisa di akses kapan saja dan dimana saja. Dalam sebuah iklan terdapat makna serta pesan apa yang akan disampaikan kepada khalayak, Penelitian ini berfokus kepada iklan yang disiarkan melalui televisi dan youtube, serta bagaimana sebuah iklan merepresentasi sebuah makna, salah satunya adalah iklan “Garnier men acnofight x Iqbaal Ramadhan”.Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana sebuah media membentuk karakter maskulinitas pria dalam sebuah iklan, melalu tanda pertanda serta unsur unsur visual dalam iklan tersebut, dan seberapa pengaruh iklan dalam membuat stereotype terhadap maskulinitas, dengan menggunakan teori semiotika roland barhes, serta teori representasi yang menggambarkan sebuah makna yang tersembunyi melalui visual dari seorang pria dalam iklan, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif yang menjabarkan dengan jelas dan rinci melalui potongan dari segmen yang dijelaskan melalui penjabaran deskriptif.Kata kunci:  Iklan, Maskulinitas, Makna, Media.
ANALISIS FRAMING ZHONGDANG PAN DAN KOSICKI TERHADAP PEMBERITAAN GANJAR PRANOWO TERKAIT BATALNYA PIALA DUNIA U-20 DI INDONESIA PADA MEDIA ONLINE KOMPAS.COM DAN CNN INDONESIA PERIODE 23 & 24 MARET 2023 Hadi, Abdul; Faikar Urfan, Noveri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.402-409

Abstract

Tujuan studi ini yakni menganalisa cara Kompas.com dan CNN Indonesia mengemas pemberitaan mengenai penolakan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia oleh Ganjar Pranowo. Menggunakan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing pemberitaan kedua media ini dilakukan melalui pemilihan narasumber, kutipan, dan penempatan gambar yang mendukung. Analisis juga mengungkapkan adanya kesamaan dalam kedua media pada aspek tematik dan retoris, sementara perbedaan ditemukan pada aspek sintaksis dan skrip. Secara keseluruhan, kedua media menunjukkan kecenderungan pemberitaan yang serupa terkait penolakan Timnas Israel oleh Ganjar Pranowo dalam ajang Piala Dunia U-20.
REPRESENTASI KESETARAAN GENDER PEREMPUAN DALAM FILM ENOLA HOLMES (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE) Kurnia Putra Wardanni, Rio; Faikar Urfan, Noveri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3802-3815

Abstract

Kesetaraan gender adalah prinsip yang menyatakan bahwa semua individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka, memiliki hak yang sama untuk perlakuan yang setara dan tidak di diskriminasi berdasarkan identitas gender mereka. Ini berarti bahwa baik perempuan maupun laki-laki harus memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan, memiliki kontrol atas pembangunan diri mereka sendiri. Pada penelitian yang akan dijalankan ini, peneliti akan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif memakai metode simak dan catat. Untuk menganalisis penelitian tersebut, peneliti memakai analisis semiotika John Fiske yang menjadi pendekatannya. Penjelasan yang diberikan mengenai kode-kode dalam teori John Fiske meliputi tiga level. Level realitas, level representasi, dan level ideologi. Dapat disimpulkan bahwa di dalam film Enola Holmes tersebut mengandung tanda-tanda yang mempunyai makna mengenai kesetaraan gender. Hal tersebut dapat ditemukan melalui percakapan ataupun adegan yang dilakukan oleh para pemain film. Analisis terhadap film ini memunculkan pemahaman yang mendalam tentang pesan kesetaraan gender yang terkandung di dalamnya. Film Enola Holmes ini juga menyoroti pentingnya kesetaraan gender dengan menampilkan beberapa karakter seperti Enola Holmes, Eudoria Holmes, dan Edith sebagai contoh perempuan yang cerdas, berani, dan mampu mengejar impian dan tujuan hidupnya tanpa terhalang oleh stereotip gender atau diskriminasi. Ini adalah pesan yang kuat yang menjiwai penonton untuk merenungkan betapa pentingnya menghormati dan mendorong potensi setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL PADA IKLAN TELKOMSEL VERSI “TELKOMSEL SEMANGAT INDONESIA” DI MEDIA YOUTUBE Ridho Anggono, Rizki; Faikar Urfan, Noveri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.%p

Abstract

Kemajuan teknologi modern, seperti periklanan, membuat generasi muda semakin dikuasai terhadap kemajuan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan tayangan - tayangan yang banyak mengandung nilai - nilai moral didalamnya, yang dapat memberikan manfaat, dan layak untuk ditonton. Salah satu iklan yang berbicara tentang nilai moral adalah Telkomsel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang terkandung dalam iklan terkomsel versi “Telkomsel Semangat Indonesia”. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan paradigma interpretatif melalui pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada pesan moral yang terkandung pada iklan Telkomsel versi “Telkomsel Semangat Indonesia” berupa adegan-adegan yang terdapat dalam iklan menggunakan analisis teori semiotika Roland Barthes yang menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos pada setiap adegan iklan. Hasil dari penelitian ini, peneliti mendapatkan empat pesan moral yang terkandung dalam iklan Telkomsel yaitu memuat pesan moral yang berkaitan dengan kehidupan sehari hari seperti semangat pantang menyerah, bekerja keras, peduli lingkungan, dan tolong menolong.
Representasi Maskulintas Dalam Iklan Garnier Men Acnofight “IQBAAL RAMADHAN” (Analisis Semiotika Roland Barthes) Putra Syaid, Abiemanyu; Faikar Urfan, Noveri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1112-1119

Abstract

Iklan merupakan salah satu sarana penyebarluasan sebuah pesan ataupun informasi kepada khalayak yang cepat dan serentak melalui media massa. Seiring berjalannya waktu media iklan memiliki banyak perubahan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju, penyebarluaan iklan tidak lagi melalui televisi atau media cetak saja melainkan melalui perangkat yang memiliki jaringan internet dan bisa di akses kapan saja dan dimana saja. Dalam sebuah iklan terdapat makna serta pesan apa yang akan disampaikan kepada khalayak, Penelitian ini berfokus kepada iklan yang disiarkan melalui televisi dan youtube, serta bagaimana sebuah iklan merepresentasi sebuah makna, salah satunya adalah iklan “Garnier men acnofight x Iqbaal Ramadhan”.Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana sebuah media membentuk karakter maskulinitas pria dalam sebuah iklan, melalu tanda pertanda serta unsur unsur visual dalam iklan tersebut, dan seberapa pengaruh iklan dalam membuat stereotype terhadap maskulinitas, dengan menggunakan teori semiotika roland barhes, serta teori representasi yang menggambarkan sebuah makna yang tersembunyi melalui visual dari seorang pria dalam iklan, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif yang menjabarkan dengan jelas dan rinci melalui potongan dari segmen yang dijelaskan melalui penjabaran deskriptif.Kata kunci:  Iklan, Maskulinitas, Makna, Media.
Representasi Peran Ayah Dalam Film Dangal (Analisis Semiotika Roland Barthes) Ayu Salsabilla, Sekar; Faikar Urfan, Noveri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1120-1130

Abstract

Film, sebagai salah satu bentuk media massa, mempunyai kemampuan dalam merepresentasikan kondisi sosial yang ada dalam suatu masyarakat tertentu. Lebih dari itu, film juga mampu menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan mitos terdapat pada masyarakat. Peran ayah merupakan konsep yang menunjukkan pergeseran perspektif tentang maskulinitas, dimana peran dan tanggung jawab ayah sangat penting di keluarga. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis dan menafsirkan tanda-tanda representasi ayah pada Film Dangal. Penelitian ini menggabungkan metode analisis semiotika Roland Barthes dengan metodologi deskriptif kualitatif. Mengumpulkan data dengan dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menyatakan bahwasannya peran ayah dalam Film Dangal menggambarkan paradigma baru tentang konsep maskulinitas dan peranan ayah dalam keluarga. Peran seorang ayah tidak hanya terikat pada fungsi selaku pencari nafkah utama, melainkan terlibat langsung pada pengasuhan dan perawatan anak juga. Ini menunjukkan pergerseran dan peran yang meningkat dari ayah dalam memenuhi tanggung jawabnya terhadap keluarga. Hubungan diantara ayah dan anak dianggap penting dalam mengembangkan keterkaitan yang erat, harmonis, dan selaras dalam keluarga.Kata kunci:  Film, Peran Ayah, Representasi, Semiotika
Representasi Maskulinitas Dalam Iklan Kahf “Kahf Face Wash #JalanYangKupilih” (Analisis Semiotika Roland Barthes) Rizky Maharani, Hanny; Faikar Urfan, Noveri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1176-1183

Abstract

This research discusses the representation of new masculinity in the Kahf Face Wash #JalanYangKupilih skincare product advertisement on the Kahfeveryday Youtube channel account. Advertising media often presents the reality of masculinity that has developed in society through its products. In the past, male models with masculine images would only be featured in advertisements with themes sports, automotive, and energy drinks, while the main focus of beauty and facial care products only used female models. However, with the change in the meaning of being reconstructed in the new masculinity identity (metrosexual), advertising producers began to involve men in advertising facial care products. The purpose of this research is to see the value of masculinity representation in Kahf advertisements with a qualitative descriptive approach. Signs seen in the phenomenon of masculinity are examined with denotative, connotative, and mythical meanings from Roland Barthes' semiotic theory. The data acquisition was then studied using the theory of masculinity traits explained by David and Brannon also John Beynon in his book. The research from the data findings show a change in the meaning of masculinity towards metrosexuality which can be seen from men who become consumers of facial care products as a lifestyle need.Kata kunci:  Iklan, Maskulinitas Baru, Representasi, Semiotika Roland Barthes
REPRESENTASI KEPRIBADIAN GANDA SOSOK RAMA DALAM FILM PENYALIN CAHAYA ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE Bagus Waskito, Aditya; Faikar Urfan, Noveri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.%p

Abstract

Pelecehan seksual adalah salah satu isu yang sering dibahas oleh khalayak umum. Pelecehan seksual didefinisikan sebagai perilaku yang ditandai dengan komentar seksual yang tidak diinginkan dan tidak pantas atau tindakan seksual yang bersifat seksual di masyarakat. Pelecehan seksual mengacu pada segala jenis perilaku yang menunjukkan atau menyebabkan masalah seksual melalui tindakan sepihak yang tidak dimaksudkan oleh orang yang terlibat dan merupakan tindakan yang menimbulkan reaksi negatif. Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis semiotika John Fiske untuk memperjelas kepribadian ganda sosok Rama dalam film Penyalin Cahaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi  melalui pemutaran film atau pengamatan langsung. Selain itu, peneliti meninjau literatur dan meninjau dokumen dan makalah penilitian terdahulu. Dari hasil penelitian ditemukan adanya tokoh dalam film Penyalin Cahaya yang mengungkapkan bahwa Rama mempunyai sifat ganda. Tanda-tanda yang dimaksud berkaitan dengan teori semiotika yang dikemukakan oleh John Fiske pada tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi.