Penataan ruang kerja memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas kerja, khususnya dalam aspek kolaborasi dan produktivitas pegawai. Salah satu pendekatan desain yang semakin banyak diterapkan adalah konsep open space, yakni ruang terbuka tanpa sekat yang fleksibel dan mendorong interaksi spontan antar pengguna. Di lingkungan perguruan tinggi vokasi, khususnya pada unit direktorat, kebutuhan akan ruang diskusi informal dan kolaboratif menjadi penting untuk mendukung ritme kerja yang dinamis dan kebutuhan koordinasi antarbagian. Hal ini menjadi relevan terutama ketika struktur ruang utama masih mengandalkan tata letak kantor konvensional yang bersifat tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ruang open space yang terletak di area lobby Gedung Direktorat salah satu perguruan tinggi vokasi negeri di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai direktorat dan tamu institusi, seperti mahasiswa maupun mitra eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang open space memberikan dampak positif terhadap kolaborasi dan produktivitas, terutama dalam hal kenyamanan berinteraksi, fleksibilitas penggunaan ruang, dan efisiensi waktu kerja. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan desain ruang kerja yang lebih adaptif dan kolaboratif di lingkungan pendidikan tinggi.
Copyrights © 2025