Moderasi beragama lahir dari upaya memahami dan menyikapi perbedaan, baik didalam umat dalam agama maupun antar agama, untuk mencegah konflik dan menyeimbangkan keyakinan. Dengan kata lain, moderasi beragama membantu menyeimbangkan pandangan dan keyakinan. Desa Balun, dikenal sebagai "Desa Pancasila" dengan penduduk beragama Islam, Hindu, dan Kristen yang hidup rukun. Dalam konteks ini, tokoh agama Islam berperan penting dalam menanamkan moderasi beragama melalui dakwah yang menekankan toleransi dan kebersamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, karena pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh data yang mendalam dan bermakna mengenai komunikasi dakwah tokoh agama Islam dalam membentuk moderasi beragama di Desa Balun. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh tokoh agama Islam dalam membentuk moderasi beragama di Desa Balun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dakwah yang dilakukan oleh tokoh agama Islam di Desa Balun memiliki kontribusi yang penting dalam membentuk moderasi beragama di masyarakat. Selain lewat ceramah, pengajian, ataupun diskusi, moderasi beragama juga diperkuat melalui interaksi sosial dan berbagai kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat dari beragam latar belakang agama. Kebersamaan dalam aktivitas sehari-hari ini membantu membangun sikap saling menghormati dan mempererat hubungan antar umat beragama. Dalam membentuk moderasi beragama di Desa Balun.
Copyrights © 2025