Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan lapangan bahwa sebagian besar guru Al-Qur'an di Pondok Pesantren Agung Nur Muhammad Mojoagung belum memahami secara sistematis langkah-langkah pembelajaran metode Yanbu'a, khususnya dalam pengajaran Al-Qur'an bin nadhar. Kondisi ini berdampak pada ketidakteraturan proses pembelajaran dan rendahnya pencapaian bacaan santri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan kepercayaan diri guru Al-Qur'an dalam mengimplementasikan metode Yanbu'a yang sesuai standar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru secara aktif dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelatihan, hingga refleksi evaluatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terhadap struktur metode Yanbu'a, kemampuan menyusun strategi mengajar, dan penerapan teknik talkin serta musyafahah di kelas. Selain itu, terciptalah semangat kolaboratif antar guru serta terbentuknya forum berbagi praktik baik sebagai tindak lanjut kegiatan. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memperkuat nilai-nilai pendidikan Islam yang partisipatif, reflektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter Al-Qur'aniyah. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di pesantren lain yang menghadapi tantangan serupa.
Copyrights © 2025