Penelitian ini menelaah perubahan tutupan lahan di Kecamatan Tapung (Kab. Kampar, Riau) selama 1990–2024 serta hubungan dengan risiko banjir setempat. Data tutupan lahan tahunan diperoleh dari MapBiomas Indonesia (koleksi 4.0) dan diolah melalui klasifikasi citra (Landsat), tabulasi area lahan, dan analisis tren. Ditemukan terjadi penurunan drastis luas hutan alam dan peningkatan luas perkebunan (utamanya sawit) di Tapung. Perubahan tersebut berasosiasi dengan peningkatan potensi banjir karena berkurangnya lahan resapan (hutan). Temuan ini dikaitkan dengan target SDGs (misal, SDG 15 Kehidupan Darat, SDG 13 Aksi Iklim, SDG 2 Tanpa Kelaparan), serta implikasi kebijakan pengelolaan lahan lestari. Rekomendasi antara lain penataan ruang ketat, penegakan aturan AMDAL, dan program reboisasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2025