Karya ini bertujuan untuk menciptakan karya digital painting yang merefleksikan keindahan, kedalaman makna, dan nuansa emosional dari sepuluh puisi Sapardi Djoko Damono. Sebagai sastrawan, penyair, dan akademisi terkemuka, Sapardi Djoko Damono dikenal luas lewat puisi-puisinya yang menggunakan elemen alam seperti hujan, daun, angin, dan bulan sebagai metafora dan simbol. Melalui perpaduan antara visual dan sastra, menghadirkan pengalaman estetika penulis yang menggugah dan mengajak untuk merenungi kembali makna dalam puisi-puisi Sapardi. Metode penciptaan karya ini mengikuti lima tahap yaitu: persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan tahap penyelesaian. Karya tersebut dipamerkan dan membuat sebuah laporan yang mencakup seluruh proses dari awal hingga akhir. Dalam penciptaan karya, penulis menggunakan aplikasi Ibis Paint X sebagai teknik dalam pembuatan karya digital painting. Hasil dari karya terdiri dari 10 karya digital di atas kanvas berukuran 100 cm x 100 cm dengan judul: ”Hanya”, ”Tentang Matahari”, ”Ironi”, “Transformasi”, ”Aku”, “Jejak Yang Kutunggu”, ”Bahtera Kecil di Samudra Hidup”, ”Luput Pada Takdir”, ”Sihir Hujan”, ”Dalam Diriku”.
Copyrights © 2025