Menganalisis kepemimpinan konduktor dalam pembentukan konsep diri anggota Paduan Suara Gema Khatulistiwa. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan konduktor menerapkan kepemimpinan transformasional dan karismatik melalui motivasi inspiratif, perhatian individual, dan kedekatan emosional. Gaya ini menumbuhkan konsep diri positif anggota, meliputi peningkatan kepercayaan diri, kesadaran potensi vokal, dan keberanian tampil. Dukungan verbal, pengalaman latihan, dan suasana kelompok yang suportif juga memperkuat self-efficacy anggota. Penelitian menyimpulkan bahwa kepemimpinan konduktor tidak hanya meningkatkan kualitas musikal, tetapi juga membentuk identitas dan keyakinan diri anggota paduan suara.
Copyrights © 2025