Kepemimpinan rohani dalam pelayanan pastoral saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjawab kebutuhan emosional dan spiritual jemaat. Permasalahannya adalah bagaimana pemimpin rohani dapat menjadi pendengar yang peduli yang mampu menciptakan lingkungan psikologis aman, meningkatkan komunikasi efektif, dan melayani jemaat dengan empati. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran pemimpin rohani sebagai pendengar yang peduli dan relevansi pelayanan pastoral pada masa kini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan studi literatur, yang dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema penting dalam pelayanan pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin rohani yang menguasai keterampilan mendengarkan secara empatik dapat meningkatkan kepercayaan jemaat, menciptakan suasana pelayanan yang aman, serta memperkuat hubungan pastoral yang transformatif. Selain itu, komunikasi efektif yang dibangun dengan empati membantu pemimpin dalam memberikan bimbingan yang tepat dan relevan untuk pertumbuhan rohani jemaat. Pendekatan ini juga efektif dalam penyelesaian konflik dengan bijaksana, memperkuat kelengkapan diri pemimpin dalam pelayanan rohani, dan membuka ruang kolaborasi dengan profesional terkait. Dengan demikian, mendengarkan dengan peduli merupakan fondasi penting dalam pelayanan pastoral yang relevan dan kontekstual di era modern ini.
Copyrights © 2025