Penelitian ini mengkaji perspektif filsafat Islam terhadap teknologi dan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan dengan menekankan keseimbangan antara inovasi teknologi dan tanggung jawab moral-spiritual. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif jenis kajian pustaka, penelitian ini menganalisis literatur klasik dan kontemporer Islam yang membahas epistemologi, etika, dan nilai-nilai pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam pandangan filsafat Islam, AI tidak sekadar berfungsi sebagai alat efisiensi, tetapi merupakan perpanjangan dari potensi akal (‘aql) yang dianugerahkan Allah untuk mencapai maslahah (kemaslahatan) bagi manusia. Oleh karena itu, penerapan AI dalam pendidikan harus sejalan dengan nilai-nilai dasar Islam seperti tauhid (keesaan Allah), ‘adl (keadilan), ihsan (kebaikan), dan amanah (tanggung jawab). Integrasi AI dalam pendidikan Islam diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengabaikan dimensi etika dan spiritual. Dengan kerangka filsafat Islam, AI dapat menjadi sarana pengembangan intelektual, moral, dan spiritual yang mengantarkan pada tujuan utama pendidikan Islam, yaitu membentuk insān kāmil manusia sempurna yang berilmu dan berakhlak.
Copyrights © 2025