Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki potensi strategis dalam membentuk generasi berkarakter religius sekaligus kompeten di era global. Namun, di berbagai wilayah termasuk Jawa Barat, MI masih menghadapi tantangan serius dalam hal tata kelola dan daya saing kelembagaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pelatihan yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis kebutuhan nyata guna meningkatkan daya saing global MI melalui pendekatan pengabdian berbasis riset (research-based community engagement). Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Training Model, yang diterapkan di enam MI negeri dan swasta di tiga kabupaten/kota Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan FGD. Strategi penguatan daya saing MI mencakup pengembangan manajemen partisipatif, integrasi nilai keislaman dan keilmuan, inovasi pembelajaran dan evaluasi, serta penguatan sistem kelembagaan. Model ini terbukti efektif sebagai intervensi sistemik berbasis lokal untuk transformasi madrasah. Hasil pengabdian ini memberikan kontribusi praktis bagi kebijakan peningkatan mutu MI serta dapat direplikasi di berbagai konteks kelembagaan serupa
Copyrights © 2025