Abstrak Program Kemitraan Masyarakat pengembangan positive self-talk dan afirmasi diri tunanetra di Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Sulawesi Selatan telah berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan dengan hasil yang sangat memuaskan. Kegiatan yang melibatkan 17 peserta tunanetra dari berbagai kelompok usia dan latar belakang ini membuktikan bahwa pendekatan psikologis melalui pemberian edukasi dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup tunanetra.Pencapaian utama program terlihat dari peningkatan kepercayaan diri peserta sebesar 75 persen dan penurunan kecenderungan bicara negatif pada diri sendiri sebesar 68 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pelaksanaan yang diterapkan, meliputi sesi psikoedukasi konsep positive self-talk, pelatihan teknik afirmasi diri, simulasi penerapan, dan evaluasi berkala, terbukti efektif dalam mengubah pola pikir dan perilaku peserta. Dokumentasi pratest dan pascates memperkuat validitas keberhasilan program dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan keyakinan diri peserta.Dampak jangka panjang program ini sangat bermakna bagi komunitas tunanetra, yaitu terbentuknya kesadaran kesehatan mental yang lebih baik, pengembangan keterampilan hidup berkelanjutan, dan sistem dukungan yang kuat antaranggota komunitas. Peserta tidak hanya memperoleh kemampuan mengatasi stigma sosial, tetapi juga mengembangkan strategi komunikasi yang lebih tegas dan optimisme dalam menjalani kehidupan sehari-hari.Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan yang dapat direplikasi untuk komunitas disabilitas lainnya di Indonesia. Keberhasilan program membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat dan dukungan sistematis, tunanetra dapat mencapai kemandirian psikologis serta partisipasi sosial yang lebih optimal sehingga berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih inklusif. Kata kunci: positive self-talk, afirmasi diri, tunanetra
Copyrights © 2025