Penelitian ini menyelidiki pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam lirik lagu "Pulang (Robbighfirlii)" karya Wali Band melalui analisis semiotika Roland Barthes. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana lagu ini menyampaikan pesan spiritualnya dan lapisan makna yang terdapat dalam liriknya. Analisis kesenjangan menunjukkan bahwa meskipun penelitian sebelumnya telah mengeksplorasi interpretasi semiotik dari lagu-lagu religi, sebagian besar masih terbatas pada dua tingkat pemaknaan (denotasi dan konotasi) tanpa mengupas secara mendalam aspek mitos atau ideologi budaya yang terkandung dalam lagu. Selain itu, belum banyak penelitian yang fokus pada lagu religi beraliran pop-rock seperti "Pulang (Robbighfirlii)". Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna denotatif, konotatif, dan mitologis dalam lirik untuk mengungkap pesan dakwah yang mendasarinya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif-analitis, termasuk observasi tekstual dan analisis semiotika untuk menafsirkan lirik lagu. Temuan menunjukkan bahwa lirik secara efektif mengkomunikasikan tema tobat, urgensi untuk kembali kepada Tuhan, dan kesadaran akan kematian, yang pada akhirnya memperkuat gagasan tentang pulang spiritual sebagai solusi universal untuk kegelisahan hidup. Pembahasan menghubungkan temuan ini dengan literatur yang ada tentang musik religius dan semiotika, menyoroti relevansi tema lagu dalam diskursus spiritual kontemporer.
Copyrights © 2025