Bengkel Irfan Motor adalah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, menyediakan penjualan suku cadang untuk berbagai merek sepeda motor serta layanan jasa servis. Saat ini, bengkel ini masih mencatat transaksi penjualan secara manual. Hal ini menyebabkan beberapa masalah seperti pencatatan data yang memakan waktu lama dan sering tercecer, serta pengecekan stok suku cadang yang lambat karena harus dilakukan secara manual di gudang. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penggunaan Sistem Informasi Inventory berbasis QR Code. Sistem ini akan memudahkan pemilik bengkel dalam menginput barang dan harga saat bertransaksi. Dengan sistem ini, pengecekan stok suku cadang yang hampir habis atau sudah habis bisa dilakukan dengan cepat dan efisien.
Copyrights © 2024