Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat panelis ahli busana tentang penerapan batik mangrove motif bambu pada pakaian anak perempuan, yang ditinjau dari sub fokus kebutuhan pakaian anak perempuan, unsur desain, dan prinsip. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan hasil data deskriptif. Proses pengumpulan instrumen data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. terbuka untuk dua panelis ahli busana. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sub fokus kebutuhan pakaian anak perempuan, indikator model, dan bahan kain dianggap sesuai karena model tidak membatasi aktivitas anak, dan bahan mudah menyerap keringat. Sub fokus elemen desain busana, perpaduan warna dinilai bagus karena gradasi warnanya sesuai. Proses pembuatan baju anak perempuan dimulai dengan menyiapkan kain polkadot, kemudian dipotong menjadi bentuk empat persegi panjang dan dikerutkan badan depan dan bawah roknya. Hasilnya adalah fesyen feminim anak perempuan. Pada batik mangrove dengan motif bambu menggunakan mangrove sebagai inspirasi dan bahan pewarna. Motif yang digunakan berasal dari tumbuh-tumbuhan di sekitar hutan mangrove
Copyrights © 2023