Prevalensi gagal ginjal kronik (GGK) terus mengalami peningkatan di Indonesia dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien ginjal kronik. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif. populasi dan sampel menggunakan rumus slovin yang berjumlah 56 responden. Pengumpulan data menggunakan skala kualitas hidup dari Word Health Organization Quality Of Life (WHOQOL-BREF) meliputi domain fisik, psikologis, lingkungan dan sosial. Analisis data menggunakan uji univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil menunjukan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis dari dimensi kesehatan fisik mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 32 responden (57,1 %), dimensi psikologis mayoritasnya baik yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dimensi hubungan social mayoritas nya baik yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %), dimensi lingkungan mayoritas kurang yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dan kualitas hidup mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %). Kualitas hidup merupakan indikator penting yang perlu diteliti untuk memahami dampak penyakit kronis serta merencanakan intervensi keperawatan yang lebih tepat
Copyrights © 2025