Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN CONTINUITY OF CARE (COC) DALAM PENINGKATAN KESEMBUHAN PASIEN DENGAN TUBERKULOSIS PARU Riansyah, Ferdi; Fitria, Fitria; Fitri, Aina; Fazira, Frisca; Saputra, Mahruri; Usman, Said; Saputra, Irwan; Julia Utama, Reka; Ristiani, Ristiani
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 11 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v11i2.817

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, merupakan salah satu penyakit menular dengan angka kematian yang tinggi di seluruh dunia. Di Indonesia, TB paru menduduki peringkat kedua setelah India, dengan 969 ribu kasus dan 93 ribu kematian per tahun. Meskipun telah tersedia vaksin BCG untuk pencegahan, efektivitasnya hanya sekitar 50%, sehingga penularan masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pendekatan Continuity of Care (CoC) dalam meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Posttest-Only Control Design, di mana pasien TB paru dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima intervensi CoC dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Data dikumpulkan dari tiga Puskesmas di Aceh Besar antara Maret hingga Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CoC secara signifikan meningkatkan kepatuhan (87%) dan pengetahuan (69,6%) pasien dibandingkan dengan kelompok kontrol (P < 0,005). Temuan ini menunjukkan bahwa CoC berperan penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien melalui peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan dan pengetahuan tentang kondisi kesehatannya. Dengan hubungan yang lebih baik antara pasien dan penyedia layanan kesehatan, CoC dapat membantu menurunkan angka penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan TB paru. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi implementasi CoC dalam konteks yang lebih luas dan populasi yang lebih beragam.
MODEL OF IMPROVING COMPLIANCE IN TREATMENT OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS THROUGH CADRES IN BAITUSSALAM DISTRICT Riansyah, Ferdi; Fitri, Aina; Ristiani, Ristiani; Julia Utama, Reka; Fitria, Fitria; Kartini, Kartini; Ibrahim, Ibrahim; Khaira, Niswatul
Getsempena Health Science Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v4i1.3140

Abstract

Various models and intervention strategies have been developed by various researchers to support the control and compliance of TB treatment and other infectious diseases. This study aims to produce a formulation of a model for increasing compliance of TB patient treatment as an important part of achieving TB cure and elimination in Baitussalam District, Aceh Besar. This study uses a qualitative research design with a phenomenological approach. The research informants numbered 16 people, consisting of one TB Puskesmas manager, five facilitator nurses, five TB patients (who are undergoing treatment, suspects, and former patients), and five families of patients. Data collection was carried out through in-depth interviews, focus group discussions (FGD), and document reviews. The results of the study found a phenomenon of minimal knowledge and ability of nurses in comprehensive peer group counseling services. The concept of the TB service model program that emphasizes all aspects of both physical and psychological TB patients is not yet strong. Formulation of a self-esteem model as an effort to increase the capacity of nurses to improve the quality of life of TB patients. This study produced a design of a self-esteem module to improve the ability of nurses in TB services through peer groups.
ETHICAL AND CLINICAL CONSIDERATIONS IN THE USE OF RESTRAINTS FOR PATIENT SAFETY IN INTENSIVE CARE UNITS Fitri, Aina; Galica Gita Gressia, Rosa; Hijriana, Isni; Halizasia, Gadis
Getsempena Health Science Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v4i1.3161

Abstract

The use of physical restraints on patients in intensive care units (ICUs) is a common intervention aimed at ensuring patient safety, particularly in preventing the dislodgement of vital invasive devices. However, this practice raises ethical and clinical dilemmas due to the complex considerations involved. The aim of this study was to explore the ethical and clinical considerations in the use of restraints for patient safety in the intensive care setting. This research employed a qualitative phenomenological design, with data collected through in-depth interviews involving eight participants in the intensive care unit. Data were analyzed using the Colaizzi method. The study identified three major themes: considering the patient's needs, preventing the dislodgement of invasive devices, and experiencing contradictory feelings. The findings highlight the need for clearer, standardized policies on the use of restraints in intensive care units that incorporate both ethical and clinical perspectives.
Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Hijriana, Isni; Fitri, Aina
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pme3kh11

Abstract

Prevalensi gagal ginjal kronik (GGK) terus mengalami peningkatan di Indonesia dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien ginjal kronik. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif. populasi dan sampel menggunakan rumus slovin yang berjumlah 56 responden. Pengumpulan data menggunakan skala kualitas hidup dari Word Health Organization Quality Of Life (WHOQOL-BREF) meliputi domain fisik, psikologis, lingkungan dan sosial. Analisis data menggunakan uji univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil menunjukan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis dari dimensi kesehatan fisik mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 32 responden (57,1 %), dimensi psikologis mayoritasnya baik yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dimensi hubungan social mayoritas nya baik yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %), dimensi lingkungan mayoritas kurang yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dan kualitas hidup mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %). Kualitas hidup merupakan indikator penting yang perlu diteliti untuk memahami dampak penyakit kronis serta merencanakan intervensi keperawatan yang lebih tepat