Latar Belakang: Pada tahun 2021 sebanyak 73,7 % pengidap Diabetes melitus (DM) atau sekitar 14,34 juta jiwa orang Indonesia hidup dengan penyakit diabetes melitus tidak terdiagnosis. Salah satu komplikasi diabetes adalah retinopati diabetik yang tergolong dalam komplikasi mikrovaskular yang diakibatkan hiperglikemi yang berkepanjangan atau kondisi lainnya yang berkaitan dengan DM. Retinopati diabetik memengaruhi 80% pasien diabetes. Tujuan: Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui hubungan durasi diabetes melitus tipe 2 dan kadar HbA1c dengan tipe RD. Metode: Penelitian termasuk dalam analitik observational yang menggunakan studi jenis Cross sectional. Hasil: Analisis data kelompok usia didominasi rentang usia 55-59 tahun dan 60-64 tahun (35,3%). Analisis kadar HbA1c didominasi rentang usia 55-59 tahun dan 60-64 tahun dengan durasi DM tipe 2 > 5 tahun (52,9 %). Tipe retinopati diabetik yang mendominasi NPDR (54,9 %). Kesimpulan: Penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara DM tipe 2 dengan RD. Akan tetapi, terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan tipe RD. Kata Kunci : Retinopati Diabetik, Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar HbA1c
Copyrights © 2025