p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medis Umum
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN DURASI DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN KADAR HBA1C DENGAN TIPE RETINOPATI DIABETIK Sahela , Ayu Anitalia; Lutfiana, Nurul Cholifah; Dhany , Rini Kusumawar; Ambar , Nabil Salim
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25639

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2021 sebanyak 73,7 % pengidap Diabetes melitus (DM) atau sekitar 14,34 juta jiwa orang Indonesia hidup dengan penyakit diabetes melitus tidak terdiagnosis. Salah satu komplikasi diabetes adalah retinopati diabetik yang tergolong dalam komplikasi mikrovaskular yang diakibatkan hiperglikemi yang berkepanjangan atau kondisi lainnya yang berkaitan dengan DM. Retinopati diabetik memengaruhi 80% pasien diabetes. Tujuan: Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui hubungan durasi diabetes melitus tipe 2 dan kadar HbA1c dengan tipe RD. Metode: Penelitian termasuk dalam analitik observational yang menggunakan studi jenis Cross sectional. Hasil: Analisis data kelompok usia didominasi rentang usia 55-59 tahun dan 60-64 tahun (35,3%). Analisis kadar HbA1c didominasi rentang usia 55-59 tahun dan 60-64 tahun dengan durasi DM tipe 2 > 5 tahun (52,9 %). Tipe retinopati diabetik yang mendominasi NPDR (54,9 %). Kesimpulan: Penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara DM tipe 2 dengan RD. Akan tetapi, terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan tipe RD. Kata Kunci : Retinopati Diabetik, Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar HbA1c
Hubungan Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) dengan Luaran Pasien Ventilator Associated Pneumoniae (VAP) di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Faradisa, Istna; Subkhan, Mohammad; Ambar , Nabil Salim; Widyaningsih, Sri
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25685

Abstract

Latar Belakang : Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan pneumonia nosokomial dengan tingkat mortalitas tinggi. Kejadian mortalitas yang tinggi pada VAP dapat diminimalisir apabila proses inflamasi parenkim paru dapat diketahui dengan lebih cepat dan mudah. Salah satu biomarker proses inflamasi VAP adalah NLR. Beberapa penelitian menunjukkan NLR merupakan indikator yang sensitive untuk berbagai kondisi infeksi dan inflamasi. Namun, belum banyak penelitian yang relevan terkait NLR sebagai biomarker VAP secara khusus. Tujuan : Mengetahui hubungan NLR dengan luaran pasien VAP di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dari tahun 2022-2024, didapatkan 14 sampel rekam medis pasien VAP. Uji statistika penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil : Usia sampel pada penelitian ini sebagian besar berasal dari kelompok usia 60-69 tahun (50,0%). Terdapat kesamaan jumlah data dari sampel berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Nilai NLR sampel hampir seluruhnya tinggi, yaitu sebanyak 13 sampel (92,9%). Distribusi luaran sampel VAP didominasi sampel meninggal yaitu sebesar 8 sampel (57,1%). Tidak terdapat hubungan signifikan secara statistik antara NLR dengan luaran pasien VAP pada penelitian ini (p=0,264, CI 95% (-0,270 – 0,735)). Namun nilai koefisien korelasi penelitian ini menunjukkan arah positif atau searah (r=0,320). Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara NLR dengan luaran pasien VAP di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Sepanjang.