Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemerataan pendidikan dan ketahanan pangan yang berpengaruh terhadap kejadian stunting di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan dan ketahanan pangan dengan kejadian stunting di Desa Piga 1, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan masyarakat tergolong baik, sebagian besar telah menyelesaikan pendidikan hingga SMA. Ketahanan pangan masyarakat juga cukup stabil karena didukung oleh sektor pertanian. Angka stunting terbilang rendah, hanya sembilan anak, menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan dan ketahanan pangan berperan penting dalam menurunkan kasus stunting di desa tersebut.
Copyrights © 2025