Implementasi program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dalam meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) selama ini masih jauh dari harapan yang berdampak pada angka kematian ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi Implementasi Program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) Di Puskesmas Suli Kabupaten Luwu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan diambil dengan teknik snowball sampling dengan informan sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, observasi. Teknik analisa data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verification. Uji keabsahan data dimana peneliti menggunakan trianggulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komunikasi Bantuan Program Operasional Kesehatan (BOK) dalam meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak dimana petugas membuat rancangan program terlebih dahulu dan fokus terhadap materi yang akan disampaikan kepada masyarakat dan menggunakan media seperti flip chart, LCD, sebaran kertas. Sumber daya pendukung dimana petugas yang kompeten di bidang kesehatan ibu dan anak dan didukung dengan tokoh masyarakat sebagai cara untuk mempermudah berkomunikasi dengan masyarakat. Sikap petugas merasa senang menerima insentif dan semakin rajin untuk mengemban tugasnya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dan yang berhak menerima dana insentif adalah petugas kesehatan yang terlibat dalam kegiatan BOK. Struktur birokrasi sudah memiliki dasar yang kuat dalam hal kegiatan BOK, sedangkan fungsi antar instansi dengan puskesmas ibu sudah sesuai dalam hal peningkatan kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa implementasi program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang tepat maka dapat dalam meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA).
Copyrights © 2024