Permasalahan utama yang dihadapi oleh Bawaslu Kabupaten Kuantan Singingi terkait keamanan data pemilu adalah adanya ancaman serangan siber, Saat ini, infrastruktur teknologi informasi di Bawaslu Kuantan Singingi belum sepenuhnya mampu menghadapi serangan-serangan tersebut, yang berpotensi mengakibatkan kebocoran data dan manipulasi hasil pemilu. Selain itu, keterbatasan dalam sistem keamanan jaringan yang digunakan memperbesar risiko terhadap integritas dan kepercayaan publik pada hasil pemilu. Tujuan dari laporan ini adalah untuk melakukan perancangan sistem informasi jaringan untuk perlindungan data pemilu berbasis web untuk mengatasi serangan ciber. Metodologi yang digunakan melibatkan analisis kebutuhan keamanan, desain arsitektur sistem yang mencakup firewall, sistem deteksi intrusi (IDS), dan enkripsi data. Implementasi sistem dilakukan dengan menerapkan teknologi terbaru dan melakukan pengujian keamanan secara menyeluruh untuk memastikan ketahanan sistem terhadap berbagai serangan. Perancangan sistem informasi jaringan untuk perlindungan data pemilu berbasis web berhasil dalam mengatasi serangan siber yang mungkin terjadi. Sistem yang dirancang mampu melindungi data pemilu dengan menerapkan langkah-langkah keamanan yang efektif, mendeteksi serangan secara dini, dan merespons dengan cepat. Namun, pemeliharaan dan pembaruan berkala tetap diperlukan untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang dan memastikan sistem tetap aman dan berfungsi dengan optimal
Copyrights © 2025