Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 6, No 1 (2024): JANUARI

Makna dan Mitos Pernikahan Adat Jawa pada Prosesi Temu manten di Desa Tambakasri: Kajian Semiotika

Vrianti, Yusi Elsa (Unknown)
Rachman, Anita Kurnia (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan makna konotasi pada prosesi temu manten, 2) mendeskripsikan makna denotasi pada prosesi temu manten, 3) mendeskripsikan mitos (pesan) pada prosesi temu manten. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada sembilan prosesi yang harus dilakukan pengantin jawa pada prosesi temu manten. Makna denotasinya misalkan pada salah satu prosesi seperti pada prosesi balangan ganthal yaitu prosesi saat mempalai pria dan wanita saling melempar daun sirih. Makna konotasinya mengandung makna bahwa pengantin wanita maupun pria harus bisa saling bekerja sama dalam kehidupan berumah tangga. Tradisi temu manten pada masyarakat Jawa memiliki banyak pesan, secara garis besar pesan yang terkandung adalah pesan-pesan yang baik dan doa baik untuk sang mempelai agar senantiasa dapat hidup rukun dan bahagia selamanya.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

disastra

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. ...