Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles
161 Documents
Model Pembelajaran Kelas Terbalik Berbasis Literasi Digital: Studi Pengembangan untuk Pembelajaran Menulis Teks Anekdot
Yudianda, Elvan;
Cahyani, Isah;
Abidin, Yunus
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v4i1.3176
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa model kelas terbalik berbasis literasi teknologi dalam pembelajaran menulis anekdot yang layak baik dari ahli maupun pengguna. Untuk menghasil produk tersebut, penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) yang mencakup sepuluh tahapan penelitian. Partisipan dalam penelitian ini adalah 5 orang validator ahli, 5 orang guru, dan 105 siswa SMA di Kabupaten Bandung. Data hasil penelitian diolah secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan penilaian sangat baik berdasarkan validator ahli baik ditinjau dari indikator desain model, media pembelajaran, maupun evaluasi pembelajaran. Berdasarkan tanggapan guru sebagai pengguna, model kelas terbalik berbasis literasi digital dalam pembelajaran menulis teks anekdot berada pada kualifikasi sangat layak baik ditinjau dari indikator kemudahan, kemenarikan, kesesuaian, maupun kemanfaatan model pembelajaran. Tanggapan siswa terhadap model yang dikembangkan juga dinilai sangat layak ditinjau dari indikator kemenarikan, kemudahan, dan kebermanfaatan. Berdasarkan hal tersebut, model pembelajaran kelas terbalik berbasis literasi digital layak untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis teks anekdot.
Fenomena Perubahan Bunyi: Faktor Perubahan Fonem /r/ ke /gh/ Bahasa Indonesia dalam Beberapa Kosakata Bahasa Serawai Dialek Kedurang
Halimah, Halimah;
Malik, Rizaldi;
Kusumah, Encep;
Resmini, Novi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7210
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami faktor perubahan bunyi fonem /r/ ke /gh/ dalam beberapa kosakata bahasa Serawai dialek Kedurang. Studi ini juga berupaya mengidentifikasi jenis perubahan yang terjadi pada fonem /r/ sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengajaran bahasa dan linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap dua orang partisipan yang merupakan penutur asli bahasa Serawai dialek Kedurang. Data yang diperoleh dianalisis secara mendalam untuk mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi perubahan bunyi fonem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fonem /r/ ke /gh/ dalam kosakata bahasa Serawai dialek Kedurang dipengaruhi oleh enam faktor utama, yaitu faktor sejarah, geografis, sosiolinguistik, psikolinguistik, alat ucap (fonologi), dan konvensional bahasa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai keragaman bahasa di Indonesia serta implikasinya dalam pembelajaran bahasa.
Kalimat Interogatif dalam Bahasa Serawai Masyarakat Seluma
Joyo, Aceng
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v2i2.3133
Penelitian ini penting dilakukan sebagai bentuk pelestarian dan pemertahanan bahasa daerah yang hampir punah di era milenial dan sebagai bentuk pengenalan kembali pada generasi penerus. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kalimat interogatif dalam bahasa Serawai khususnya di Kabupaten Seluma. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskiptif dalam pemakaian kalimat interogatif pada suku Serawai Kabupaten Seluma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Seluma mempunyai kalimat dan kata bantu tanya yang berlaku untuk berkomunikasi antara penutur dan mitra tutur. Hal tersebut dilakukan dengan harapan komunikasi menjadi efektif. Kalimat interogatif dalam bahasa Serawai masyarakat Seluma kata tanya di, ke, dari mana (di, ke dan jak), kata tanya apa (dio); kata tanya siapa (sapo); kata tanya kapan (kebilo); kata tanya di, ke, dari (di, ke dan jak); kata tanya berapa (begapo); kata tanya bagaimana (luakmano); dan Kata tanya mengapa (ngapo). Jenis kata tanya tersebut befungsi dan bertujuan untuk menanyakan sesuatu dan memerlukan jawaban atau tindakan antara penutur dan mitra tutur.
Strategi Implementasi Sikap Spiritual dan Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Studi Kasus MTs Se-Kota Cirebon
Khuzaemah, Emah;
Nurpadillah, Veni;
Mujtaba, Sultan Tirta
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3395
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran RPP Bahasa Indonesia yang dibuat oleh guru MTs se-Kota Cirebon dalam implementasi sikap spiritual dan sosial kepada peserta didik. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi terhadap 10 guru Bahasa Indonesia, wawancara mendalam dengan lima guru terpilih berdasarkan kriteria pengalaman mengajar minimal lima tahun, serta studi dokumentasi RPP yang digunakan. Analisis data dilakukan secara simultan dengan pengumpulan data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru sudah berupaya mengimplementasikan dan mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial dalam komponen tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian dalam RPP, serta melalui interaksi dengan siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya buku teks dan metode/media pembelajaran yang mendukung pengimplementasian sikap spiritual dan sosial, sehingga upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS BERITA DENGAN METODE PENAMPILAN MELALUI MEDIA TEKS BERJALAN PADA SISWA SMP NEGERI 2 TENGARAN
Makunti, Yesi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v1i1.1464
Reading aloud skills can be applied in learning to read news texts. The purpose of this study is to improve students' reading learning and improve students' reading skills in news texts by using appearance method through running text media. This study uses a class action research design which is commonly called CAR. This classroom action research is carried out in four stages, namely planning, acting, observing, and reflecting. The results of this study indicated an increase in the ability to read news texts by using method of appearance through running text media. This increase can be proven based on the results of tests conducted by class VIII H students of Junior High School 2 Tengaran which includes cycle I tests and cycle II tests. The test results in the first cycle showed that the classical average value of reading news texts is 65.63. Then, in cycle II test, the classical average value of reading the news text reached 80.93. The increase in test results was also followed by a positive changes in students' behavior of class VIII H at Junior High School 2 Tengaran after learning to read news texts with appearance method through the running text media.
Kesulitan Pembelajaran Bahasa Indonesia Sistem Blended Learning di SMP Muallimin Blitar
Risdiawati, Dian;
Srihariyani, Nuriva
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v5i1.3214
Pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran di sekolah menggunakan sistem blanded learning. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan faktor penyebab dan upaya untuk mengurangi kesulitan pembelajaran bahasa Indonesia dengan sistem blended learning di SMP Mualimin Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Muallimin Blitar. Data kemudian dikumpulkan, dikodefikasi, dianalisis sesuai dengan rubrik analisis data, kemudian disajikan berdasarkan teori-teori yang menjadi landasan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) faktor penyebab kesulitan pembelajaran bahasa Indonesia sistem blended learning di SMP Muallimin Blitar adalah a) siswa kurang pengetahuan, b) siswa kurang berliterasi, c) dipengaruhi faktor intern dan ekstren, dan d) minimnya minat dan motivasi belajar. Selanjutnya, 2) upaya untuk mengurangi kesulitan pembelajaran bahasa Indonesia dengan sistem blended learning di SMP Muallimin Blitar diantaranya yaitu a) guru harus menyiapkan RPP sebelum melaksanakan pembelajaran, b) dapat memanfaatkan dan menggunakan media platform online dengan baik, dan c) dapat memilih strategi pembelajaran dan metode pembelajaran yang sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran.
Penerapan Model Group Investigation (GI) dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksposisi Kelas VIII SMP PGRI Pagar Alam Tahun Pelajaran 2018/2019
Agustina, Rani;
Nopriani, Henny
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3124
Menulis teks eksposisi menduduki peraanan penting dalam pembelajaran menulis. Hal ini disebabkan menulis eksposisi adalah suatu proses untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat, dan akurat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil penerapan model group investigation (GI) dalam pembelajaran menulis teks eksposisi kelas VIII SMP PGRI Pagar Alam Tahun 2018/019. Populasi berjumlah 230 orang. Sampel penelitian ini diambil secara bertujuan hanya 1 kelas yaitu kelas VII.4 yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes unjuk kerja menulis teks eksposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model group investigatio (GI) dalam menulis teks eksposisi kelas VIII4 SMP PGRI Pagar Alam dapat diperoleh nilai rata-rata 85.5.
Tindak Tutur Komisif dalam Dialog Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Karya Eka Kurniawan
Afriani, Salsa Firda;
Iriyansah, Muhammad Rinzat
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v6i1.3308
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak tutur komisif dalam dialog pada film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan dengan mengklasifikasikannya ke dalam lima jenis fungsi tindak tutur komisif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teoritis, yaitu kajian pragmatik tindak tutur. Data penelitian ini berupa tuturan yang mengandung tindak tutur komisif, sedangkan sumber datanya yaitu film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat dengan teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles & Huberman. Adapun teknik cuplikan (sampling) menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pada tindak tutur komisif penutur harus mempertanggungjawabkan apa yang telah dituturkannya. Dalam penelitian ini ditemukan 15 tuturan yang mengandung tindak tutur komisif yang mengikat penutur terhadap tuturannya yang berupa 2 tuturan jenis tindak tutur komisif fungsi berjanji, 6 tuturan fungsi berniat, 2 tuturan fungsi mengancam, 1 tuturan fungsi kesanggupan, dan 4 tuturan fungsi menawarkan. Banyak faktor yang harus diperhatikan dalam berkomunikasi, terutama dalam komunikasi secara verbal atau lisan. Jika tidak mengikuti rambu-rambu, peluang kesalahan persepsi antara penutur dan mitra tutur semakin besar.
Metafora Bahasa Aceh pada Komentar Akun Instagram @tercyduck.aceh
Nuthihar, Rahmad;
Hasan, Riza;
Herman, RN;
Mursyidin, Mursyidin;
Wahdaniah, Wahdaniah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v3i2.3159
Artikel ini membahas metafora bahasa Aceh yang terdapat pada komentar akun Instagram @tercyduk.aceh. Penelitian ini bertujuan menemukan jenis metafora yang dipakai oleh pengguna Instagram saat memberikan komentar. Sumber data penelitian ini diperoleh pada kolom komentar akun Instagram @tercyduk.aceh sementara yang dijadikan data penelitian ini adalah komentar yang mengandung metafora. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Pengolah data dilakukan dengan tahapan seleksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa metafora struktural dipakai untuk mengatakan suatu konsep ditransfer dengan menggunakan konsep yang lain, sementara metafora orientasional dipakai untuk mengatakan hal-hal yang berhubungan dengan orientasi pengalaman manusia. Selanjutnya, metafora ontologis didasarkan atas kejadian. Jumlah metafora yang ditemukan dalam penelitian ini yakni, metafora ontologis sebanyak 10, metafora struktural 8, dan metafora orientasional 6. Penelitian ini juga menemukan bahwa untuk mendukung ataupun memperkuat gagasan metafora dipakai emotikon pada bagian akhir komentar. Selain itu, metafora yang digunakan oleh pengguna Instagram juga mengarah pada kata makian. Hal itu disebabkan metafora merupakan salah satu gaya bahasa untuk mengatakan kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.
Pengembangan Media KOSKATE Berbasis Website dalam Pembelajaran Teks Berita Kelas VII
Murdhia, Najma;
Sumardi, Aida
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v7i1.5109
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media KOSKATE berbasis website kelas VII materi teks berita dengan domain kosakate.cloud dan menganalisis tingkat kelayakan serta respons peserta didik terhadap media KOSKATE berbasis web dalam meningkatkan pemahaman serta pengetahuan dalam materi teks berita.Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D)menurut Borg & Gall dilakukan dengan delapan tahapan, yaitu: (1) Penelitian danpengumpulan informasi awal (2) Perencanaan (3) Pengembangan format produkawal (4) Revisi produk (5) Uji coba lapangan awal (6) Uji kelayakan (7) Uji cobalapanganutama(8)Revisiprodukakhir.Penelitianinimenggunakanteknikpengumpulan data yaitu, observasi lapangan, wawancara guru serta angket yangpeneliti berikan kepada peserta didik untuk memperoleh data yang dibutuhkandalam pengembangan produk. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari pesertadidik, guru, ahli materi serta ahli media. Hasil validasi produk diperoleh: (1)validasi ahli materi memperoleh presentase 93% dengan kriteria sangat layak (2)validasi ahli media memperoleh presentase 96% dengan kriteria sangat layak (3)uji coba lapangan awal dengan presentase 91,5% dengan presentase sangat layak (4) uji coba tahapan utama dengan presentase 92,1% dengan kriteria sangat layak.Dengan demikian Media KOSKATE dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks berita.