Pelatihan pelayanan prima (service excellence) dan keterampilan komunikasi bagi pengelola Aryakibands Land dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan wisata berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan mengukur perubahan kompetensi peserta sebelum dan sesudah pelatihan pada tiga ranah utama: pengetahuan konseptual, sikap profesional, dan keterampilan praktis. Data dikumpulkan melalui survei, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi rata-rata sebesar 34–37% pada seluruh indikator yang dinilai, termasuk pemahaman service excellence, kesopanan, kesediaan melayani, kemampuan komunikasi, pengelolaan media sosial, kepercayaan diri, dan kemampuan mengatasi masalah. Temuan ini menegaskan bahwa metode pelatihan berbasis simulasi, role-play, dan diskusi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis peserta. Dampak jangka panjang diharapkan mampu memperkuat citra positif Aryakibands Land, meningkatkan kepuasan pengunjung, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi serta pembangunan sosial berkelanjutan di tingkat komunitas.
Copyrights © 2024