cover
Contact Name
Mohamad Gilar Jatisunda
Contact Email
djatisunda11243@gmail.com
Phone
+628122240180
Journal Mail Official
djatisunda11243@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Abdul Halim, Majalengka Kulon, Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Papanda Journal of Community Service
Published by Papanda Publisher
ISSN : 28305485     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.56916/pjcs
Papanda Journal of Community Service is a scientific multidisciplinary journal published by Papanda Publisher. It is on the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Papanda Journal of Community Service contains various activities of lecturers in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. Implementation of service activities also involves the participation of the community and partners. Service activities are organized into an activity aimed at improving the welfare of society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Digitalisasi Pembelajaran Nahdi, Dede Salim; Rasyid, Abdur; Cahyaningsih, Ujiati
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i1.49

Abstract

Dewasa ini, pendidikan mengarahkan orientasinya pada teknologi digital, sehingga guru harus menyesuaikan cara mengajar dengan memanfaatkan teknologi tersebut. Namun digitalisasi pembelajaran masih sulit masuk di ruang-ruang kelas, disebabkan masih banyaknya guru-guru yang gagap teknologi. Kesulitan ini dialami semua guru hampir di seluruh Indonesia, termasuk guru-guru di Kabupaten Majalengka. Ketika dilakukan observasi ke SDN Jatipamor di Majalengka ditemukan informasi terkait permasalah yang dihadapi guru, diantaranya adalah guru belum sepenuhnya mengetahui tentang media digital yang dapat digunakan  dalam pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan media digital dalam pembelajaran, khusunya google classroom, google meet, google form, dan google drive. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan seminar, diskusi, dan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini  dilaksanakan  di  SDN Jatipamor Kabupaten  Majalengka dengan peserta guru yang berjumlah 14 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan dan di akhir kegiatan diberikan kuisioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa guru dapat memahami materi kegiatan dan mampu menggunakan media-media digital sebagai media yang dapat membantu dalam melaksanakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.
Penyuluhan Tentang Aktualisasi Budaya Literasi Bagi Santri di Lembaga Pondok Pesantren Rofi’i, Agus; Fakhrurozi, Royan; Septiana, Edwin Yosep; Fadilah, Esa Nur
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i1.50

Abstract

kepesantrenan. Santri yang masih tinggal di pondok pesantren dituntut siap menghadapi tantangan jaman. Kegiatan aktualisasi budaya literasi menjadi sangat penting di era digitalisasi ini. Namun minimnya sarana pendukung justru menjadikan santri di lembaga pesantren mendapat kesulitan untuk ikut dan berpartisipasi sebagai kontributor konten-konten digital baik berupa tulisan atau poster-poster desain grafis sebagai kampanye dalam wacana dan gagasan yang diberikan. Dari adanya aktualisasi budaya literasi sebenarnya pesantren sudah melakukan budaya literasi ini sejak zaman dahulu, namun secara tidak sadar kalangan pesantren khususnya santri masih belum menyadari akan hal ini. Di era digitalisasi ini literasi adalah sebuah upaya yang terus dikampanyekan baik oleh pemerintah atau pun kedinasan lainnya sebagai upaya untuk memberdayakan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya dengan literasi. Dari hal itu pula maka pesantren yang sebenarnya sudah mempunyai modal untuk berkembang dan terus mengaktualisasikan literasi maka dari latar belakang tersebut dibuatlah sebuah penyuluhan yang bertema, “Penyuluhan tentang aktualisasi budaya literasi di lembaga pondok pesantren bagi santri”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadi’in Desa Cisambeng Kecamatan Palasah Kab, Majalengka, Jawa Barat.
Pemanfaatan Limbah Kulit Semangka Inul Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Selai dan Permen Jely Ansori, Yoyo Zakaria
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i1.51

Abstract

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang berada di daerah Kecamatan Kertajati memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan sosial ekonomi melalui beragam usaha dan inovasi yang mendukung keberadaan bandara. Namun kenyataannya pembangunan BIJB mengakibatkan alih fungsi lahan seluas 7.500 Ha yang semula lahan sawah (pertanian) menjadi lahan bandara. Mengakibatkan alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi rumah tangga petani di Kertajati berupa hilangnya kesempatan kerja di bidang pertanian 197,2 HKP/ha/tahun (Rp 12.205.397,-/ha/tahun). Potensi kehilangan produksi padi sebesar 12,85 ton/ha/tahun (Rp 59.775.338,-/ha/tahun). Rata-rata kehilangan pendapatan responden dari usaha tani padi sebesar Rp 38.598.962,-/ha/tahun dan rata-rata kehilangan penghasilan sebesar Rp 3.990.223,-/tahun. Kondisi tersebut kalau dibiarkan dapat menimbulkan ketidakadilan ekonomi, kehilangan mata pencaharian dan melahirkan pengangguran baru. Hal tersebut kalau dibiarkan bisa mengakibatkan kehidupan sosial masyarakat mengalami frustasi yang sangat akut. Menyiasati hal itu Tim Pengabdian Masyarakat akan memberikan pembinaan jiwa wirausaha sekaligus memberikan keterampilan berupa mengolah limbah kulit semangka inul menjadi bahan dasar pembuatan selai dan permen jely. Alasan mengambil bahan dasar kulit semangka inul, karena daerah-daerah sekitar Desa Bantarjati adalah penghasil semangka inul dengan kualitas sangat baik. Program pengabdian kepada masyarakat ini diyakini menjadi solusi nyata bagi peningkatan pendapatan masyakat dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui inovasi mengubah limbah kulit semangka inul menjadi produk ekonomis.
Peningkatan Pemahaman Sistem Informasi Manajemen Sekolah Dasar Berbasis Digital Rusnandi, Enang; Herawati, Cucu Triana
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i1.54

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan dasar yang memiliki sistem informasi manajemen sekolah dasar berbasis digital merupakan salah satu upaya yang dilakukan melalui pendekatan pendampingan berbasis relawan. Pendampingan dilakukan kepada pihak penyelenggara pendidikan dasar dan pihak tim persiapan pendirian Sekolah Dasar Islam. Adanya kebutuhan masyarakat di daerah tertentu terhadap lembaga pendidikan dasar formal yang memiliki sistem pengelolaan pendidikan yang berkeunggulan dan berbasis digital merupakan salah satu masalah yang seringkali muncul. Sekolah Dasar Islam berkeunggulan dimaknai sebagai sekolah dasar yang mementingkan pengajaran agama lebih dominan dari pelajaran umum. Sementara itu digitalisasi terhadap sistem informasi manajemen sekolah dasar menjadi kebutuhan untuk terwujudnya penyelenggaraan sekolah yang transparan, efektif serta efesien dalam pengelolaan administrasi dan kegiatan sekolah secara umum lainnya. Peningkatan pemahaman terhadap sistem informasi manajemen sekolah dilakukan melalui pendampingan dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis relawan. Berbagai tahapan dilakukan secara sistemik dengan menetapkan tujuan yang ingin diraih pada setiap tahapannya. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah dapat terwujudnya penyelenggaraan sekolah dasar yang berkeunggulan berbasis digital.
Pelatihan Peningkatan Literasi Digital Guru Dalam Mengintegrasikan Teknologi di SMP Al-Washilah Panguragan Kabupaten Cirebon Nurhidayat, Eka; Herdiawan, Rama Dwika; Rofi’i, Agus; Ambarwati, Ajenk Meila; Rahmawati, Anggi
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i1.71

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dikelas. literasi digital adalah kemampuan memanfaatkan teknologi dan informasi dari piranti digital secara efektif dan efisien dalam berbagai konteks seperti akademik, karir dan kehidupan sehari-hari. Pengetahuan literasi digital yang disampaikan meliputi pengenalan aplikasi media pembelajaran, konsep literasi digital. Metode yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut adalah melalui metode pelatihan dan supervisi yang partisipatif. Dalam metode ini kedua mitra dilibatkan dalam setiap kegiatan mulai dari kegiatan identifikasi, kegiatan analisis tindakan yang akan dilakukan, kegiatan perencanaan tindakan, dan kegiatan pelaksanaan kegiatan. Hasil yang dicapai dari PKM ini guru mendapatkan perhatian yang besar dari peserta karena meski telah mulai menggunakan media digital dalam pekerjaan dan pembelajaran namun penguasaan media ini masih relatif rendah. Pengetahuan literasi digital yang disampaikan meliputi pengenalan media digital, memahami konten berita digital, praktek mengunduh, konten digital dan praktek berbagi konten digital.
Penerapan Literasi, Numerasi, Administrasi Sekolah dan Adaftasi Teknologi dalam Program Kampus Mengajar 4 di SD Pasanggrahan II Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka Araniri, Nuruddin
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i2.251

Abstract

Dalam mengimplementasikannya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia meluncurkan program Merdeka Belajar salah satunya adalah Program Kampus Mengajar untuk merespon pendidikan terhadap era revolusi indrustri 4.0 . Program Kampus Mengajar angkatan 4 tahun 2022 sebagai kelanjutan dari sebelumnya yaitu KM 3 sebagai bentuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang mempunyai tujuan yang mulia dalam membantu kegiatan belajar mengajar di sekolah, diantaranya di SD Negeri Pasanggrahan 2 terletak di daerah kecamatan Maja Kabupaten Majalengka dengan berusaha meningkatkan literasi dan numerasi siswa, selain itu membantu pengenalan kepada warga sekolah baik siswa maupun guru dalam menunjang teknologi informasi dalam memudahkan media pembelajaran yang menarik, serta membantu administrasi sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan Kampus Mengajar ini yaitu ada beberapa tahapan. Tahapannya yaitu : Pembekalan; Observasi; Penerjunan; Perencanaan Program; dan Pelaksanaan program. Hasil program dari berbagai metode yang sudah dilaksanakan yaitu membantu upaya meningkatkan pembelajaran literasi dan numerasi peserta didik di sekolah dasar, membantu administasi sekolah sebagai upaya meringankan beban guru dan bagi mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dalam administrasi pembelajaran dalam mengolah perangkat pembelajaran, serta dapat berpartisipasi aktif dalam ikut serta bersama para guru dalam kegiatan tertentu, dengan adanya penggunaan teknologi pada pembelajaran dengan penerapan media power point dan video pembelajaran, dimana pembelajaran berlangsung dengan efektif, efisien serta membantu melek teknologi kepada siswa.
Application-Based Strategic Issue Mapping Afandi, Syed Agung; Afandi, Muslim; Erdayani, Rizki; Afandi, Nail Hidaya; Lestari, Reski
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i2.265

Abstract

This activity seeks to enhance the competitiveness of graduates of the State Administration Study Program at Sultan Syarif Kasim Riau State Islamic University in terms of mapping strategic political-government issues by utilizing the Mendeley Application, the Publish or Perish Application, and the Vosviewer Application. This exercise is conducted utilizing the socializing method. This event was held three times within one month, with a total of fifteen participants. According to the poll completed before to this activity, one-third of the participants were still unable to utilize the Mendeley application, and not a single participant knew and understood how to use the Publish or Perish and Vosviewer applications. All participants were able to master utilizing the Mendeley and Publish or Perish applications after completing this task. Additionally, two-thirds of the participants mastered the Vosviewer Application. Overall, it can be inferred that two-thirds of the participants were able to map application-based political-government issues, as doing so needs mastery of the three socialized applications. Keywords: socialization, application-based mapping, mendeley, publish or perish, vosviewer
Meningkatkan Potensi Desa Darma Melalui Produktivitas Pengembangan Umkm Sebagai Wujud Ekonomi Kreatif Araniri, Nurudin
Papanda Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v1i2.321

Abstract

Darma village now has several MSMEs already running. but on the other hand, in its implementation there are still obstacles, especially the absence of any form of information from the village that Darma Village has many UMKM products. In addition to the lack of information, UMKM actors in Darma Village are also reluctant to open themselves to advances in digital marketing technology, so digital marketing literacy is needed. The results are as follows:Making UMKM information signs at strategic location points. This program is implemented so that the market share of UMKM players in Darma Village is wider, conducting socialization of the introduction of digital marketing literacy to the community. This activity is carried out so that UMKM actors have insight into digital marketing and MSME actors do not only do conventional marketing but can do it by means of digital marketing; provide insight to the community about hydroponic planting methods so that people can grow crops even with limited agricultural land, for example, such as farming through hydroponic media and polybags.
Peningkatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Merancang Pembelajaran Berdasarkan Analisis Learning Obstacles Nurhanan, Nurhanan; Suciati, Nela; Slamet, Mamat; Ibad, Nur
Papanda Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v2i1.2371

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang kegiatan belajar yang adaptif terhadap karakteristik peserta didik. Namun, masih banyak guru yang menghadapi hambatan belajar (learning obstacles/LO) baik dari aspek konseptual, prosedural, maupun didaktis, sehingga berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam mengidentifikasi dan merancang pembelajaran berbasis analisis LO. Metode pelaksanaan dilakukan melalui workshop, pendampingan kelas, dan praktik penyusunan perangkat ajar. Subjek kegiatan adalah 25 guru sekolah dasar di Kabupaten Majalengka yang dipilih berdasarkan kriteria pengalaman dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Instrumen evaluasi mencakup pre-test, post-test, analisis dokumen RPP, dan observasi kelas. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman guru, dari skor rata-rata 56,3 pada pre-test menjadi 83,7 pada post-test (+27,4%). Selain itu, kualitas RPP meningkat dari kategori cukup (62,5%) menjadi sangat baik (87,9%). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi berbasis analisis LO efektif dalam memperkuat kapasitas guru baik secara konseptual maupun praktis. Kesimpulannya, program ini mampu mendorong guru merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, variatif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa.
Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Preventif Kejahatan Sosial: Kuliah Kerja Nyata di SDN Sukarasa, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan Yuliani, Yuliani; Noor, Mohammad Eldy; Ramdiani, Rani; Nurjanah, Anggi Siti; Herdian, Reva Dena
Papanda Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v4i1.2373

Abstract

Bullying masih menjadi persoalan yang cukup mengkhawatirkan di lingkungan sekolah dasar, khususnya di daerah pedesaan yang belum mendapatkan paparan pendidikan karakter secara menyeluruh dan berkelanjutan. Artikel ini membahas pelaksanaan sosialisasi anti-bullying sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka di SDN Sukarasa, Desa Sukarasa, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dengan metode ceramah interaktif, simulasi peran, serta diskusi kelompok. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh siswa dari kelas I sampai VI, dengan melibatkan para guru sebagai pihak yang berperan penting dalam penerapan nilai-nilai anti-kekerasan di sekolah. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai apa itu bullying, berbagai bentuknya, dampak yang bisa ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapinya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan mendukung perkembangan karakter anak. Ke depan, program serupa penting untuk terus dilaksanakan agar tercipta sekolah yang benar-benar bebas dari tindakan kekerasan.