Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antar anggota kelompok serta interaksi antara kelompok dengan pemilik properti (sawah) di Desa Poopo, Kec. Ranoyapo. Pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini meliputi proses pengumpulan data, wawancara, dan observasi lapangan. Berdasarkan temuan penelitian, pembagian kerja kelompok tani akan dibagi oleh individu yang memiliki keahlian memanen sawah yang dipercayakan oleh anggota kelompok. Pembagian kerja tersebut selanjutnya dapat ditangani oleh seseorang yang dipercaya sebagai pemimpin dalam kelompok tersebut, dan juga dapat dibagikan berdasarkan keahlian para anggotanya. Ketika musim panen padi dimulai, kelompok tani dan pemilik lahan berinteraksi. Pemilik tanah akan menghubungi sekelompok petani untuk mengerjakan pemanenan padi di sawahnya, biasanya pemilik tanah akan menghubungi anggota kelompok tani yang biasanya bertugas mencarikan pekerjaan untuk kelompok tersebut atau biasa mereka sebut kontraktor/kontraktor kemudian membuat kesepakatan mengenai lahan yang akan digarap oleh kelompok tani. Hambatan dalam kelompok tani meliputi hambatan sosial dan budaya, serta keterbatasan ekonomi.
Copyrights © 2024