Jurnal Serina Abdimas
Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas

EVALUASI KESEHATAN TELINGA PADA PRIA DAN WANITA USIA PRODUKTIF DI KALAM KUDUS II, KELURAHAN DURI KOSAMBI, JAKARTA

Lontoh, Susy Olivia (Unknown)
Firmansyah, Yohanes (Unknown)
Ghina, Andini (Unknown)
Alifia, Tosya Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Aug 2024

Abstract

Ear health is an important aspect of individual well-being, contributing to hearing and body balance. Ear disorders can have a significant impact on quality of life. This community service activity aims to describe the ear health conditions of men and women of productive age at Kalam Kudus II High School, Duri Kosambi Village, Jakarta. Community service activities are carried out using the Plan-Do-Check-Action method. The number of participants consisted of 68 men and women of productive age (18–64 years) who met the inclusion criteria. Data were collected through history-taking and physical examination of the ear, including cerumen and tympanic membrane perforation. Most respondents were aged 18–35 years (52.9%) and women (61.8%). Cerumen was found in 35.3% of right ears and 22.1% of left ears. There were no cases of tympanic membrane perforation. The age groups 36–50 years and 51–64 years have a higher prevalence of cerumen than the age group 18–35 years. The results show that the prevalence of ear problems varies by age, with an increase in older age groups. Ear hygiene education and regular checkups are recommended to prevent ear health problems. Routine monitoring and ear health education are needed to prevent ear disorders in the productive age group. These steps are important for improving quality of life and productivity. ABSTRAK Kesehatan telinga merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, berperan dalam pendengaran dan keseimbangan tubuh. Gangguan pada telinga dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kesehatan telinga pada laki-laki dan perempuan usia produktif di SMA Kalam Kudus II, Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode Plan-Do-Check-Action. Jumlah peserta terdiri dari 68 laki-laki dan perempuan usia produktif (18-64 tahun) yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik telinga, termasuk serumen dan perforasi membran timpani. Sebagian besar responden berusia 18-35 tahun (52,9%) dan perempuan (61,8%). Serumen ditemukan pada 35,3% telinga kanan dan 22,1% telinga kiri. Tidak ada kasus perforasi membran timpani. Kelompok usia 36-50 tahun dan 51-64 tahun memiliki prevalensi serumen yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia 18-35 tahun. Hasil menunjukkan variasi prevalensi masalah telinga berdasarkan usia, dengan peningkatan prevalensi pada kelompok usia yang lebih tua. Edukasi kebersihan telinga dan pemeriksaan rutin dianjurkan untuk mencegah masalah kesehatan telinga. Pemantauan rutin dan edukasi kesehatan telinga diperlukan untuk mencegah gangguan telinga pada usia produktif. Langkah-langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JSA

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada ...