Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan burnout terhadap kinerja pegawai dengan efektivitas kerja sebagai variabel intervening pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi pegawai sebanyak 65 orang dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, yang terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan uji convergent validity, average variance extracted (AVE), dan discriminant validity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R-square sebesar 0,550, yang berarti 55% variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh variabel work life balance dan burnout, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial, burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja (t = 2,823; p = 0,005) dan terhadap kinerja pegawai (t = 2,281; p = 0,009). Efektivitas kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 0,290; p = 0,772). Work life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja (t = 0,851; p =0,395), dan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 0,200; p = 0,841). Selain itu, Efektivitas Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dan tidak berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara Work Life Balance dan Burnout terhadap Kinerja Pegawai. Kata Kunci: Work life balance, burnout, kinerja pegawai dan efektivitas kerja
Copyrights © 2025