Di negara berkembang, kemiskinan merupakan masalah yang sulit diatasi, terutama di Indonesia. Salah satu dimensi kemiskinan adalah kemiskinan sosial-psikologis, yang menyebabkan kekurangan jaringan dan struktur sosial yang dapat mendukung peningkatan produktivitas. Kemiskinan juga disebabkan oleh faktor-faktor yang menghambat kesempatan dalam masyarakat. Faktor internal mencakup hal-hal yang berasal dari dalam diri seseorang, seperti rendahnya tingkat pendidikan, sedangkan eksternal meliputi aspek yang berasal dari lingkungan luar seseorang. Pemberdayaan merupakan proses atau upaya untuk meningkatkan kemampuan seseorang atau kelompok agar dapat bertindak secara mandiri dalam meningkatkan berbagai aspek kehidupan, baik secara material maupun spiritual, guna mencapai tujuan dan nilai bangsa. Pemberdayaan membutuhkan partisipasi dan keterlibatan aktif masyarakat agar memberikan manfaat yang berkelanjutan. Dalam penelitian ini, pemberdayaan dilakukan pada keluarga Pak Darwan yang mengalami kesulitan ekonomi hingga penghasilan mereka tidak mencukupi kebutuhan hidup. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yang melibatkan proses pencarian dan seleksi keluarga dhuafa, penggalangan dana, serta pemberian bantuan berupa peralatan dapur, modal usaha, dan sembako. Implikasi praktis dari pemberdayaan ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi keluarga Pak Darwan, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa bergantung pada bantuan.
Copyrights © 2025