JOAS
Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS

Respon Eksplan Tebu Varietas 865 terhadap Kombinasi Perlakuan Zpt2, 4D dengan BAP Dikulturkan In-Vitro

Sari, Vina Antika (Unknown)
Fathurrahman, Fathurrahman (Unknown)
Bariyyah, Khoirul (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2025

Abstract

Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman perkebunan yang perlu dikembangkan karena permintaan tebu yang semakin meningkat. Sebagian besar hasil tebu digunakan sebagai bahan pokok pembutan gula kristal putih. Teknik kultur in-vitro merupakan metode yang tepat untuk mengatasi permasalahan produksi bibit tanaman tebu. Untuk mempengaruhi keberhasilan kultur in-vtro diperlukannya Zat pengatur tumbuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon kombinasi ZPT (zat pengatur tumbuh) 2,4-D dengan BAP pada media MS (Murashige and Skoog) terhadap pertumbuhan tunas apikal tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.). penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur In-Vitro Fakultas Pertanian dan Perikanan, Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial yaitu konsentrasi 2,4-D dan BAP dengan tiga kali ulangan dan uji DMRT. Parameter pengamatan penelitian ini antara lain respon pebengkakkan eksplan terhadap media, respon perubahan warna eksplan, umur muncul kalus/tunas/akar, persentase kontaminasi eksplan tunas apikal tebu dalam kultur in-vitro, dan persentase pertumbuhan dan respon kalus. Perlakuan interaksi 2,4-D 3,00 ppm + BAP 1,00 ppm yang pada umur pembengkakan eksplan sebesar 4,67 setelah kultur dan umur muncul kalus 2,33 setelah kultur dengan kombinasi perlakuan 2,4-D 4,00 + BAP 3,00.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joas

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Journal of Agricultural Sustainability (JOAS) is an open access publication published by the Faculty of Agriculture and Fisheries, University of 17 August 1945 Banyuwangi. This journal is published twice a year, namely in March and September. JOAS provides articles in two languages ​​(Indonesian ...