cover
Contact Name
Ni’mawati Sakinah
Contact Email
joas@untag-banyuwangi.ac.id
Phone
+6282302270285
Journal Mail Official
joas@untag-banyuwangi.ac.id
Editorial Address
Editorial Office of Jurnal Joas | Jalan Laksda Jl. Adi Sucipto, Taman Baru, Banyuwangi Sub-District, Banyuwangi Regency, East Java 68416, Indonesia
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
JOAS
ISSN : -     EISSN : 3090918X     DOI : https://doi.org/10.62734/joas.v1i2.719
Core Subject : Agriculture,
Journal of Agricultural Sustainability (JOAS) is an open access publication published by the Faculty of Agriculture and Fisheries, University of 17 August 1945 Banyuwangi. This journal is published twice a year, namely in March and September. JOAS provides articles in two languages ​​(Indonesian and English), journals that have gone through a peer-review process, and specializes in the field of Agriculture. JOAS is a scientific forum for researchers, academics, and practitioners to publish the results of scientific research to support the development of science and technology and national development.
Articles 10 Documents
Respon Eksplan Tebu Varietas 865 terhadap Kombinasi Perlakuan Zpt2, 4D dengan BAP Dikulturkan In-Vitro Sari, Vina Antika; Fathurrahman, Fathurrahman; Bariyyah, Khoirul
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.644

Abstract

Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman perkebunan yang perlu dikembangkan karena permintaan tebu yang semakin meningkat. Sebagian besar hasil tebu digunakan sebagai bahan pokok pembutan gula kristal putih. Teknik kultur in-vitro merupakan metode yang tepat untuk mengatasi permasalahan produksi bibit tanaman tebu. Untuk mempengaruhi keberhasilan kultur in-vtro diperlukannya Zat pengatur tumbuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon kombinasi ZPT (zat pengatur tumbuh) 2,4-D dengan BAP pada media MS (Murashige and Skoog) terhadap pertumbuhan tunas apikal tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.). penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur In-Vitro Fakultas Pertanian dan Perikanan, Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial yaitu konsentrasi 2,4-D dan BAP dengan tiga kali ulangan dan uji DMRT. Parameter pengamatan penelitian ini antara lain respon pebengkakkan eksplan terhadap media, respon perubahan warna eksplan, umur muncul kalus/tunas/akar, persentase kontaminasi eksplan tunas apikal tebu dalam kultur in-vitro, dan persentase pertumbuhan dan respon kalus. Perlakuan interaksi 2,4-D 3,00 ppm + BAP 1,00 ppm yang pada umur pembengkakan eksplan sebesar 4,67 setelah kultur dan umur muncul kalus 2,33 setelah kultur dengan kombinasi perlakuan 2,4-D 4,00 + BAP 3,00.
Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Organik dan Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Hasil Grafting Tanaman Terong dengan Tanaman Tomat Hadi, Yosefha Febrianto; Prapti, Kanthi Pangestuning; Fathurrahman, Fathurrahman
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.645

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui interaksi pemberian zpt organik dan pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil grafting tanaman terong (Solanum melongena, L) dengan tanaman tomat (Solanum Lycopersicum, L). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor 3 kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian adalah perlakuan ZPT Organik pada parameter tinggi tanaman Z3 dosis 15 ml/liter air dengan tinggi 29,64 cm, jumlah cabang 36 hst perlakuan Z1 dosis 5 ml/liter air dengan 40,25 cabang, jumlah tunas ketiak terbaik pada pupuk daun Z2 dosis 10 ml/liter air dengan 12,00 tunaspada umur 20 hst, jumlah buah terbaik pada perlakuan Z2 dosis 10 ml/liter air dengan 31,83 buah. Perlakuan pupuk daun pada parameter tinggi tanaman terbaik ditunjukkan pada perlakuan P4 dosis 20 ml/liter air tinggi 38,33 cm pada 28 hst, jumlah cabang umur 36 hst terbaik perlakuan P3 dosis 15 ml/liter air 38,33 cabang, jumlah tunas ketiak terbaik P1 dosis 5 ml/liter air dengan 16,45 tunas, jumlah buah perlakuan pupuk daun terbaik P2 dosis 10 ml/liter air dengan 32.44 buah. Sedangkan interaksi pada parameter tinggi tanaman perlakuan Z2P1 dosis 10 ml/liter air dan 5 ml/liter air dengan tinggi 40,56 cm pada 28 hst, perlakuan Z1 P4 dosis 5 ml/liter air dan 20 ml/liter air dengan 13,78 cabang pada parameter pengamatan jumlah cabang, jumlah tunas ketiak terbaik ditunjukkan pada perlakuan Z2 P3 dosis 10 ml/liter air dan 15 ml/liter air dengan 5,78 tunas, dan jumlah buah terbaik pada perlakuan Z2P2 dosis 10 ml/liter air dan 10 ml/liter air dengan 11,00 buah.
Variativitas Dosis Dolomit dan Dosis Garam Dapur Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Furoidah, Anis; Fathurrahman, Fathurrahman; Widiastuti, Yusmia
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.646

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan April–Juni 2018. Tujuan mengetahui interaksi antara variativitas dosis dolomit dan dosis garam dapur terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman seledri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor, yaitu variativitas dosis dolomit dan dosis garam dapur dengan tiga kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan dosis dolomit menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 7 mspt sebesar 13,42 cm (D2) dan jumlah cabang 7 mspt sebesar 10,15 tangkai (D1). Berbeda nyata terhadap parameter pengamatan jumlah daun 8 mspt sebesar 65,11 helai (D4), berat basah panen ke 4 sebesar 4,07 gram (D1), berat kering panen ke 4 sebesar 1,48 gram (D1) dan berat kering panen ke 5 sebesar 0,55 gram (D4). Perlakuan dosis garam dapur menunjukkan berbeda sangat nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman 7 mspt sebesar 13,42 cm (G3). Tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan jumlah daun 8 mspt sebesar 59,06 helai (G1), jumlah cabang 8 mspt sebesar 16,36 tangkai (G1), berat basah panen ke 5 sebesar 4,68 gram (G1) dan berat kering panen ke 5 sebesar 1,44 gram (G1). Interaksi antara dosis dolomit dengan garam dapur menunjukkan berbeda nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman 7 mspt sebesar 16,97 cm (D4G3) dan berat kering panen ke 4 sebesar 0,69 gram (D1G1). Tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan jumlah daun 8 mspt sebesar 62,89 helai (D4G3), jumlah cabang 8 mspt sebesar 16,67 tangkai (D3G1) dan berat basah panen ke 4 sebesar 5,45 gram (D1G1).
Pengaruh Pemberian Asam Humat (Humic Acid) dan Giberelin Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens, L.) Prayogo, Dwi Dandie; Widiastuti, Yusmia; Fathurrahman, Fathurrahman
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.647

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 – Januari 2022 di Dusun Wijenan Lor Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui interaksi antara pengaruh pemberian asam humat dan giberelin terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens, L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian asam humat yang terbaik adalah asam humat (H3) menhasilkan jumlah cabang tertinggi dengan nilai 153.73, tinggi tanaman 42 hst (H3) dengan nilai tertinggi 158.99, pada jumlah buah nilai terbaik pada 70 hst (H3) dengan nilai 10.33, berat buah terbaik ada pada 110 hst (H3) dengan nilai 49.80. Beberapa perlakuan giberelin yang terbaik adalah pada jumlah cabang 35 hst perlakuan (G1) 153.30, tinggi tanaman 42 hst (G2) 154.02. jumlah buah 70 hst (G1) 9.35, berat buah 110 hst (G2) 49.80. sedangkan interaksi perlakuan asam humat dan giberelin terbaik 35 hst (H1G2) dengan nilai 56.27, tinggi tanaman 42 hst (H3G1) dengan nilai 55.74, jumlah buah 70 hst (H3G3) dengan nilai 3.73, dan berat buah nilai terbaik ada pada 105 hst (H3G2) dengan nilai 17.53.
Volume Air Cucian Beras dan Variativitas Bobot Kulit Telur dengan Penambahan Pupuk Cair EM4 Terhadap Produktivitas Pertumbuhan Tomat (Solanum licopersicum) Deban, Hamdan; Widiastuti, Yusmia; Fathurrahman, Fathurrahman
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.648

Abstract

Penelitian variativitas bobot kulit telur dan volume air cucian beras dengan penambahan EM4, sebagai pupuk cair lanjutan terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman tomat (Solanum licopersicum) dilaksanakan pada bulan September - Desember 2017 di kelurahan Sobo Kec. Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwaair cucian beras 50 ml (A1) merupakan pertumbuhan tertinggi dengan nilai 36,32 cm, sedangkan air cucian beras 100 ml (A3) merupakan produktivitas tertinggi dengan nilai rerata 159,08 gram. Kulit telur 20 gram (K3) merupakan pertumbuhan dan produktivitas tertinggi dengan nilai 34,34 cm dan 119,54 gram. Interaksi air cucian beras 50 ml dengan kulit telur 10 gram (A1K1) merupakan pertumbuhan tertinggi dengan nilai 42 cm, sedangkan interaksi air cucian beras 100 ml dengan kulit telur 20 gram (A3K3) merupakan produktivitas tertinggi dengan nilai rerata 170,28 gram.
Pengaruh Fulvic Acid Terhadap Pertumbuhan dan Daya Hasil Beberapa Varietas Semangka Exotic Dwi Mubarok, Aditya; Bariyyah, Khoirul; Hadi, Ahmad
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.685

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar, Kabupaten banyuwangi, pada bulan Desember 2024-Februari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asam fulvat terhadap tingkat pertumbuhan dan daya hasil pada beberapa varietas semangka eksotik. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan beberapa perlakuan dan dilanjutkan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Pemberian konsentrasi asam fulvat menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada setiap parameter, tetapi pada penggunaan varietas menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14 hst pada varietas semangka kuning (S2) dan diameter buah varietas semangka merah (S1) dengan hasil terbaik dengan rerata 24,61 cm. Interaksi perlakuan konsentrasi asam fulvat dan varietas memberikan hasil tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman 7 hst dan 21 hst, umur munculnya bunga, berat buah, tingkat kemanisan, tebal kulit dan produksi per hektar. Namun berbeda sangat nyata terhadap diameter buah perlakuan semangka merah (S1) dengan perlakuan konsentrasi 1 g/liter (S1K1) dengan hasil kombinasi terbaik dengan retata 24,61 cm dan tinggi tanaman umur 14 hst varietas semangka kuning (S2) dengan perlakuan konsentrasi 2 g/liter (S2K2) dengan rata-rata tertinggi 46,82 cm.
Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena) Ulfiana , Ulfi; Pangestuning, Kanthi; Sakinah, Ni'mawati
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.719

Abstract

Terung (Solanum melongena L) merupakan salah satu komoditas sayuran buah penting yang memiliki banyak varietas dengan bentuk dan warna khas. Terung memiliki nilai gizi yang tinggi, terutama kandungan vitamin A dan fosfor, sehingga berpotensi menjadi sumber keanekaragaman gizi bagi masyarakat. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi bermanfaat untuk Kesehatan. Produksi terung di Indonesia pada 2021 mencapai 676.339 ton dan meningkat menjadi 704.223 ton pada 2022; namun, produksi tersebut masih belum mampu memenuhi konsumsi rata-rata masyarakat sebesar 2,88 kg/kapita/tahun. Faktor utama yang menghambat produktivitas terung antara lain kesuburan tanah yang rendah, pengelolaan budidaya yang kurang optimal, serta serangan patogen virus mosaik kuning yang dapat menyebabkan kerusakan hingga 70–100. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi dengan suhu lingkungan di atas 21-31oC. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 – April 2025. Jenis tanah latosol dengan ketinggian 15 mdpl. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh bakteri Pseudomonas fluorescens yang diaplikasikan melalui media kompos kambing, yang dikenal mampu meningkatkan kesuburan tanah dan membantu tanaman meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Metode menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu jenis media tanam dan konsentrasi bakteri. Hasil penelitian menunjukkan media kompos kambing memberi pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman sejak awal, sementara efek bakteri mulai signifikan pada hari ke-81 setelah tanam, terutama meningkatkan jumlah buah dan ketahanan terhadap penyakit. Temuan ini mendukung penggunaan bakteri Pseudomonas fluorescens sebagai teknologi alternatif untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman terung secara ramah lingkungan.
Pengaruh ZPT Giberelin terhadap Hasil Produksi Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) di Luar Musim (off-season) Roziqin, Muh Kafi Nur; Prapti, Kanthi Pangestuning; Hadi, Ahmad
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.727

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bulurejo, Purwoharjo, Banyuwangi. Penelitian ini dimulai pada tanggal 7 Mei 2024 – 23 Agustus 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ZPT giberelin terhadap produksi buah naga diluar musim. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang terdiri dari 3 ulangan dan 5 perlakuan dengan perlakuan yang berbeda disetiap ulangan. Hasil menunjukkan bahwa penyemprotan giberelin berbeda sangat nyata pada parameter jumlah bunga dan buah, pada parameter berat buah menunjukkan hasil berbeda nyata. Sedangkan pada parameter volume buah, kadar gula, dan ketebalan kulit tidak berbeda nyata. Parameter jumlah bunga pada perlakuan 800 ppm menunjukkan hasil dengan nilai rerata tertinggi adalah 17,83, parameter jumlah buah menunjukkan hasil dengan nilai rerata tertinggi 16 buah pada perkakuan 800 ppm, hasil tertinggi pada parameter berat buah terdapat pada perlakuan 200 ppm dengan nilai rata-rata tertinggi adalah 502 gram, parameter volume buah memiliki nilai rerata tertinggi pada perlakuan 200 ppm adalah sebesar 433,33 ml, untuk parameter kadar gula pada perlakuan 0 ppm dengan nilai rata-rata tertinggi adalah 15,67 brix, sedangkan parameter ketebalan kulit pada perlakuan 1000 ppm menunjukkan hasil dengan nilai rerata tertinggi adalah 3 mm.
Efektivitas Metode dan Konsentrasi Nitrosomonas Terhadap Produktivitas Kedelai Edamame pada Media Kohe Sapi Rahmadani, Wahyu; Fathurrahman, Fathurrahman; Sakinah, Ni'mawati
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.770

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, dengan suhu di atas 27-34oC, pada bulan Desember 2024 – Maret 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pertumbuhan dan produktivitas kedelai edamame dengan menggunakan media tanam kohe sapi dan metode pengaplikasian serta konsentrasi bakteri Nitrosomonas. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan beberapa perlakuan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Pengamatan perlakuan terbagi menjadi 6 parameter pengamatan yakni tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah/polong, panjang buah, dan tingkat kesuburan tanah. Perlakuan konsentrasi dosis bakteri Nitrosomonas menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, khususnya pada fase pertumbuhan aktif (28–56 HST). Perlakuan T3P4 menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun yang lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya menunjukkan bahwa bakteri Nitrosomonas efektif dalam meningkatkan ketersediaan nitrogen yang mendukung fase vegetatif tanaman kedelai. Interaksi perlakuan memberikan pengaruh nyata pada parameter tertentu, seperti jumlah daun pada 28 dan 42 HST serta panjang buah. Perlakuan kombinasi terbaik, T3P4, menghasilkan pertumbuhan vegetatif dan hasil generatif tertinggi, yaitu jumlah polong, berat polong, dan panjang buah.
Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Widiyanto, Febri; Fathurrahman, Fathurrahman; Hadi, Ahmad
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.773

Abstract

Kurangnya produksi jamur tiram tidak mencapai target produksi, karena sebagian baglog tidak dapat berproduksi selama 4 bulan atau tidak mencapai target. Hal ini karena bahan baku untuk campuran baglog kurang maksimal dan proses sterilisasi media yang kurang sempurna yang menyebabkan nutrisi pada media tanam dan produksi terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas proses sterilisasi media jamur tiram dan menggunakan bahan baku untuk campuran baglog untuk meningkatkan nilai ekonomis bagi usahatani jamur tiram. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Racangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF), 2 (dua) faktor dengan tiga kali ulangan. Faktor perlakuan interaksi komposisi kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni dengan lama waktu pengukusan menunjukkan hasil berpengaruh tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan panjang miselium umur 7 hsi, 14 hsi, 21 hsi, 28 hsi. Berat baglog umur 7 hsi, 14 hsi, 21 hsi, 28 hsi. Jumlah jamur, lebar tudung, dan Berat basah. Faktor perlakuan kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni menunjukkan hasil berpengaruh berbeda nyata pada parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (K4) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1136,47 gram, sebagai perlakuan terbaik. Faktor perlakuan lama waktu pengukusan menunjukkan hasil berpengaruh berbeda sangat nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (S3) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1137,21 gram, sebagai perlakuan terbaik. Berpengaruh berbeda nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 21 hsi dengan perlakuan (S2) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1169,90 gram, sebagai perlakuan terbaik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10