Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana para guru memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai media untuk mendukung para guru dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan Metode mix method, yaitu menggunakan kombinasi penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dan pendekatan kuantitatif dengan metodologi deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang telah divalidasi oleh para ahli dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru menggunakan Platform Merdeka Mengajar (PMM) secara teratur untuk berbagai alasan yang berbeda. Kebanyakan guru percaya bahwa PMM relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Para guru sangat tertarik pada keragaman materi pengajaran dan kemudahan akses pada PMM. PMM dianggap sebagai alat yang efektif dan relevan dalam pendidikan saat ini. Para responden menganggap PMM sangat membantu dalam transformasi pendidikan di era digital. Saran dan masukan guru tentang PMM sangat beragam terkait konten, pelatihan, dan aksesibilitas platform.
Copyrights © 2024