Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis ABIL (Argumentation Blended Inquiry Learning) pada materi larutan penyangga dan pengaruh e-modul tersebut terhadap kemampuan argumentasi siswa. E-modul ini dikembangkan menggunakan model pengembangan Lee & Owens yang terdiri dari 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Kelayakan e-modul ini dperoleh melalui uji validasi oleh ahli materi, ahli media, penilaian guru serta respon siswa. Data diperoleh melalui instrument angket dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari ahli materi dan ahli media menyatakan bahwa e-modul sudah layak untuk diujicobakan. Selain itu, hasil penilaian dari dua guru juga menyatakan bahwa e-modul layak diujicobakan. Hasil dari respon dua kelompok siswa diuji kappa dengan hasil 0,870 dengan kategori tinggi. Hal ini berarti bahwa kedua kelompok siswa sepakat menyatakan e-modul layak untuk dipakai dalam pembelajaran. Selanjutnya, dari hasil uji t terhadap kemampuan argumentasi siswa diketahui bahwa terdapat perbedaan antara nilai pretest dan posttetst. Dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis ABIL berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan argumentasi siswa.
Copyrights © 2025