Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebutuhan akademik, sosial, dan emosional yang dihadapi oleh peserta didik kelas III di SDN 05 Aia Daliak sebagai dasar untuk pengembangan program layanan bimbingan dan konseling yang terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif di dalam kelas, wawancara mendalam dengan guru kelas sekaligus pelaksana bimbingan, Yesi Estafiza, S.Pd., serta dokumentasi berupa catatan anekdotal terhadap 16 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai kebutuhan yang belum terlayani secara optimal karena ketiadaan guru bimbingan dan konseling khusus. Kebutuhan akademik yang teridentifikasi meliputi kesulitan konsentrasi dan kurangnya motivasi belajar. Dari segi sosial, ditemukan adanya siswa yang cenderung menyendiri dan kesulitan berinteraksi. Secara emosional, beberapa siswa menunjukkan kurangnya rasa percaya diri dan kesulitan mengelola emosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mendesaknya pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang komprehensif di tingkat sekolah dasar, yang dapat diintegrasikan oleh guru kelas melalui pelatihan khusus untuk menjawab kebutuhan fundamental peserta didik.
Copyrights © 2025