Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Banyak siswa mengalami hambatan dalam menjalin hubungan sosial dengan teman sebayanya, baik karena kurangnya keterampilan sosial maupun rasa percaya diri yang rendah. Salah satu layanan bimbingan yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut adalah layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya meningkatkan interaksi sosial siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis jurnal-jurnal ilmiah nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok yang dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan menyenangkan dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berinteraksi, seperti kerja sama, empati, komunikasi, dan adaptasi sosial. Guru dan konselor sekolah memiliki peran penting dalam merancang dan melaksanakan layanan bimbingan kelompok yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Diharapkan layanan ini dapat diterapkan secara rutin di sekolah dasar guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis dan inklusif.
Copyrights © 2025